Tanjung Verde vs Arab Saudi: Ketegangan mungkin terus berlanjut

Tanjung Verde vs Arab Saudi: Ketegangan mungkin terus berlanjut

Tanjung Verde menjadi tim yang paling berpeluang melanjutkan perjalanan ke Piala Dunia 2026, ketimbang Arab Saudi.

Jakarta (Miraj) – Tepat 32 tahun lalu, hal serupa juga terjadi di Amerika Serikat, dan khusus di Citrus Bowl Florida, Arab Saudi mencatatkan sejarah yang tak bisa terulang hingga saat ini.

Pada hari itu, 29 Juni 1994, gol cepat Saeed Al-Owairan tidak hanya membantu Elang Hijau mengalahkan Belgia 1-0, tetapi juga mengantarkan mereka lolos ke babak 16 besar, pertama kalinya Saudi tampil di putaran final Piala Dunia.

Kini dengan kualitas skuad yang sedikit lebih rendah dibandingkan skuad 1994, kesuksesan serupa diharapkan Saudi saat menghadapi Tanjung Verde pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Houston, Texas, Sabtu (27/6) pukul 07.00 WIB.

Jika Saudi menang, mereka akan lolos ke babak tersebut Sebuah cerita Ini adalah sesuatu yang selalu gagal mereka atasi dalam lima Piala Dunia yang mereka ikuti setelah Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Namun jika Elang Hijau tumbang, pendatang baru yang jadi sensasi di Piala Dunia 2026 itu bakal melaju ke babak 32 besar.

Meskipun Tanjung Verde adalah tim pertama yang mencapai putaran final Piala Dunia, Arab Saudi harus mewaspadai pendatang baru ini setelah pertemuan mereka dengan Spanyol dan Uruguay, keduanya telah memenangkan Piala Dunia.

Indikatornya terlihat dari hasil yang mereka peroleh saat melawan Spanyol dan Uruguay.

Jika Tanjung Verde berhasil memaksa Spanyol bermain imbang 0-0, Arab Saudi sudah kalah 0-4.

Meski Spanyol melepaskan 27 bola, tujuh di antaranya tepat sasaran, namun gawang Tanjung Verde tak kebobolan.

Sebaliknya terkena 22 peluru, delapan di antaranya luka tembak Tepat sasaranLa Roja membobol gawang Saudi sebanyak empat kali.

Depan dan belakang yang kuat

Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.