Koeman mengkhawatirkan Maroko setelah Belanda menjuarai Grup F

Koeman mengkhawatirkan Maroko setelah Belanda menjuarai Grup F

JAKARTA (Servisenta) – Pelatih Belanda Ronald Koeman tak ingin anak asuhnya menyia-nyiakan euforia usai menjuarai Grup F Piala Dunia 2026, sementara Maroko menanti ujian berikutnya di babak 32 besar.

Belanda mengamankan posisi teratas Grup F setelah mengalahkan Tunisia 3-1 pada final di Jeha Field di Arrowhead Stadium, Missouri, Amerika Serikat, Jumat di Indonesia bagian barat.

“Saya tidak yakin apakah kami difavoritkan pada laga melawan Maroko,” kata Koeman, dikutip dari situs resmi FIFA.

Ia menambahkan, “Kami harus bersiap menghadapi Maroko karena ini akan menjadi pertandingan besar. Mereka tim bagus dengan kualitas hebat dan bisa mencetak gol dengan mudah.”

Baca juga: Klasemen Piala Dunia 2026: Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda Puncaki Grup

Kemenangan atas Tunisia membuat Belanda menyelesaikan babak penyisihan grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Si Oranye juga menjadi salah satu tim paling produktif di babak penyisihan grup setelah mencetak 10 gol.

Namun, Koeman menyebut produktivitas saja tidak cukup untuk membuat Belanda merasa aman. Ia mengatakan timnya masih punya pekerjaan rumah, terutama di lini pertahanan, karena selalu kebobolan dalam tujuh laga terakhir.

“Anda tidak pernah berhenti belajar dalam sepak bola,” kata Koeman. “Selalu ada momen dalam pertandingan ketika Anda sebagai pelatih berpikir bahwa masih ada ruang untuk perbaikan.”

Koeman mengungkapkan, posisi pemain, blok pertahanan, kekompakan antar lini, dan transisi menjadi beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum Belanda memasuki babak knockout.

Pada laga melawan Tunisia, Belanda mengawali pertandingan dengan sangat cepat. Elias Al-Sakhiri mencetak gol bunuh diri pada menit ketiga setelah salah mengantisipasi umpan silang Denzel Dumfries.

Empat menit berselang, Brian Proby menggandakan keunggulan Belanda usai menyambar sundulan Virgil van Dijk hasil tendangan bebas.

Tunisia berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Hazem Mastouri pada menit ke-54, namun Jan-Paul van Hecke memastikan kemenangan Belanda melalui sundulannya pada menit ke-62.

Bagi Probbe, gol ke gawang Tunisia merupakan gol ketiganya di Piala Dunia 2026. Intensitas sang striker menjadi salah satu modal Belanda sebelum menghadapi Maroko.

Meski demikian, Koeman menegaskan Belanda belum dalam posisi memikirkan pesaing setelah Maroko.

Koeman berkata: “Saya rasa kami tidak dalam posisi untuk memikirkan hal lain setelah itu. Kami sedang menuju ujian sesungguhnya dan inilah yang akan kami persiapkan.”

Sementara itu, kekalahan ini membuat Tunisia menyelesaikan kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa satu poin pun. Tunisia kalah tiga kali dari tiga pertandingan penyisihan grupnya.

Tunisia mengawali turnamen dengan kekalahan 1-5 dari Swedia, kemudian kalah dari Jepang 4-0, sebelum kalah 1-3 dari Belanda.

Dengan hasil tersebut, Grup F membuat Belanda menjadi juara grup, Jepang di peringkat kedua, dan Swedia sebagai salah satu tim terbaik yang finis di peringkat ketiga.

Baca juga: Jepang Bawa Modal Tak Terkalahkan untuk Hadapi Brasil

Baca juga: Pratinjau Selandia Baru vs Belgia: Peluang Terakhir Setan Merah

Jurnalis: Mohamed Ramadhan
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.