Jepang membawa modal tak terkalahkan menghadapi Brasil

Jepang membawa modal tak terkalahkan menghadapi Brasil

JAKARTA (Servisenta) – Penjaga gawang Jepang Zion Suzuki tampil percaya diri menghadapi Brasil di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah Samurai Biru menyelesaikan babak penyisihan grup tanpa terkalahkan.

Jepang mengamankan tempat di babak sistem gugur dengan finis kedua di Grup F setelah bermain imbang 1-1 dengan Swedia di Stadion AT&T, Arlington, AS, Jumat di Indonesia Barat.

“Saya pikir kami mendapatkan hal penting, yaitu kebobolan sesedikit mungkin, tidak kalah, dan memastikan minimal satu poin,” kata Suzuki, dikutip dari laman resmi FIFA.

“Membawa momentum tak terkalahkan ke pertandingan berikutnya melawan Brasil jelas merupakan hal yang positif,” tambah kiper Parma itu.

Baca juga: Review Jepang Vs Swedia: Laga Penentuan Lolos ke Babak Gugur

Jepang menyelesaikan babak penyisihan grup dengan lima poin dari satu kemenangan dan dua kali seri. Meski gagal mengalahkan Swedia di laga terakhirnya, Jepang tetap punya rekor penting karena berhasil lolos dari Grup F tanpa kalah.

Rekor ini menjadi sebuah anugerah berharga bagi Jepang yang akan menghadapi salah satu ujian terbesarnya di turnamen ini. Brasil, juara dunia lima kali, menanti di Houston pada babak 32 besar.

Suzuki menjadi salah satu alasan Jepang mampu mempertahankan rekor tersebut. Setelah Daisen Maeda membawa Jepang unggul pada menit ke-56 dan Anthony Elanga menyamakan kedudukan enam menit kemudian, Suzuki beberapa kali melakukan penyelamatan penting.

Salah satu penyelamatan krusial terjadi di masa tambahan waktu ketika Suzuki menepis sundulan Alexander Isak yang membentur mistar gawang. Momen ini memastikan Jepang tetap meraih satu poin sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan.

Bagi Jepang, laga melawan Brasil tak hanya menjadi ujian kualitas, tapi juga menjadi kesempatan mengukur kematangan tim setelah tampil cukup stabil di babak penyisihan grup.

Sementara Swedia juga lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan empat poin.

Pencetak gol terbanyak asal Swedia Anthony Elanga mengaku lega timnya tetap bertahan di turnamen tersebut meski gagal mengalahkan Jepang.

Elanga berkata: “Saya senang bisa mencetak gol. Tentu saja saya ingin menang, tapi pada akhirnya semua orang berteriak kepada saya bahwa kami membutuhkan satu poin.”

Dia berkata: “Saya senang kami lolos dan sekarang kami harus berusaha bermain lebih baik di pertandingan berikutnya.”

Dengan hasil tersebut, tiga wakil Grup Enam melaju ke babak 32 besar: Belanda, Jepang, dan Swedia, sedangkan Tunisia tersingkir setelah menderita tiga kekalahan.

Baca juga: Klasemen Piala Dunia 2026: Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda Puncaki Grup

Baca juga: Pratinjau Selandia Baru vs Belgia: Peluang Terakhir Setan Merah

Jurnalis: Mohamed Ramadhan
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.