JAKARTA (Servisenta) – Pelatih timnas Selandia Baru Darren Bazeley tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya meski tersingkir setelah takluk telak 1-5 dari Belgia pada laga penentu Grup G Piala Dunia 2026 di Vancouver, Sabtu.
Ia menjelaskan hasil akhir memang mengecewakan, namun ia melihat banyak hal positif yang bisa memberikan kondisi yang diperlukan untuk perkembangan tim ke depan.
“Kami kecewa tentu saja, tapi saya bangga dengan para pemain karena pengalaman ini akan sangat berharga bagi tim muda dan saya yakin mereka akan kembali lebih kuat di masa depan,” kata Bazzelli usai pertandingan yang dimuat di situs FIFA.
Kekalahan ini memastikan timnas berjuluk “All Whites” terhenti di babak penyisihan grup, menempati posisi keempat dan mengoleksi satu poin dari tiga laga yang dilakoninya.
Baca juga: Pratinjau Panama vs Inggris: The Three Lions Targetkan Juara Grup L
Menurut pelatih berusia 53 tahun itu, para pemainnya tak pernah menyerah meski menghadapi lawan berkualitas tinggi.
Ia menilai, semangat berkompetisi hingga peluit akhir dibunyikan merupakan cerminan dari karakter yang ingin terus ia bangun dalam tim ke depannya.
Selama turnamen, Selandia Baru bermain imbang dengan Iran 2-2, dan kalah dari Mesir 1-3 di dua pertandingan sebelumnya.
Sementara Belgia lolos sebagai pemimpin Grup G, sedangkan Mesir otomatis menemaninya ke babak 32 besar. runner up.
Khusus Iran, mereka masih menunggu hasil grup E, F, I, dan J untuk menentukan peringkat ketiga terbaik untuk lolos ke babak sistem gugur.
Baca Juga: Pelatih Iran Bangga dengan Timnya, Meski Harus Menunggu Babak 32 Besar
Baca Juga: Rudi Garcia Puji Pemain Senior Usai Belgia Kalahkan Selandia Baru 5-1
Penerjemah: Donnie Aditra
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


