Monterrey (Servisenta) – Pendukung timnas Belanda dan Maroko mulai berdatangan ke area stadion Monterrey tiga jam sebelum dimulainya pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Guadalupe, Meksiko.
Pantauan di lapangan Antara, Senin (29/6) waktu setempat atau Selasa WIB, massa pendukung mulai berdatangan dari dua arah, yakni dari utara stasiun monorel dan terminal bus, serta dari selatan yakni Jalan Utama Pablo Levas.
Sejumlah angkutan umum seperti bus dan monorel menjadi andalan para penggemar kedua negara yang bermalam di kawasan Centro Monterrey. Sebagian lainnya yang bermalam di kawasan sekitar Stadion Monterrey Guadalupe memilih berjalan kaki berbondong-bondong.
Pada radius 4-5 km sebelum area Stadion Monterrey, otoritas keamanan setempat juga menerapkan langkah pengamanan yang ketat dan pembatasan terhadap orang-orang yang boleh memasuki area stadion.
Kecuali warga sekitar sekitar stadion, aparat keamanan melarang siapa pun yang tidak memegang tiket pertandingan dan tidak memegang kartu pers atau tanda pengenal resmi acara Piala Dunia untuk memasuki area Stadion Monterrey.
Meski cuaca di Monterrey sangat panas dengan suhu mencapai sekitar 33 derajat Celcius, namun para penggemar dengan ciri khas negara tersebut tetap berbondong-bondong datang tiga jam lebih awal sebelum pertandingan yang akan dimulai pukul 19.00 waktu setempat.
Baca juga: Saksikan Laga Belanda dan Maroko: Konfrontasi Besar di Babak 32 Besar
Mereka bersiap antri panjang di depan gerbang yang dilengkapi rontgen untuk memasuki area Ring 1 Stadion Monterrey.
Sembari menunggu giliran diperiksa, mereka tak henti-hentinya menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk tim negaranya.
Sementara itu, laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 merupakan kali keempat timnas Belanda dan timnas Maroko bertanding di laga internasional.
Belanda sebelumnya menang dua kali dengan skor yang sama, 2-1 pada tahun 1994 dan 1999, sedangkan Maroko menang satu kali dengan skor yang sama, 2-1 pada tahun 2017.
Meski Belanda menang dua kali dalam tiga pertemuan sebelumnya, tim Maroko kini menjadi tim yang sama sekali berbeda dan tim Belanda harus mewaspadainya. Mereka kini menjadi tim peringkat enam FIFA atau unggul satu peringkat dari De Oranje alias timnas Belanda.
Selain itu, gelar juara Qatar di babak semifinal Piala Dunia 2022 membuat Atlas Lions, julukan timnas Maroko, tak lagi sekadar tim sembarangan sebagai rival Belanda.
Oleh karena itu, pertandingan ini diperkirakan akan berlangsung sengit dan menjadi adu gengsi antara wakil Eropa dan Afrika.
Baca juga: Belanda vs Maroko: Pertemuan yang sangat awal bagi calon juara baru
Reporter: Aditya Pradana Putra
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


