gila! Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 menghadirkan 4 drama dari 4 pertandingan dan Blood and Tears

gila! Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 menghadirkan 4 drama dari 4 pertandingan dan Blood and Tears

Dengan berlumuran darah di kausnya, gelandang timnas Maroko Ismail Sibari merayakan kemenangan atas Belanda bersama ibunya pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, di Stadion BBVA Monterrey (29/6/2026).

Carl D’Souza/AFP

Dengan berlumuran darah di kausnya, gelandang timnas Maroko Ismail Sibari merayakan kemenangan atas Belanda bersama ibunya pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026, di Stadion BBVA Monterrey (29/6/2026).

BOLASPORT.COM – Empat laga awal babak 32 besar Piala Dunia 2026 langsung memberikan drama penuh, menciptakan garis tipis antara kesedihan dan kebahagiaan.

Babak sistem gugur turnamen di Amerika Utara dimulai dengan serangkaian peristiwa emosional.

Dari empat laga awal yang dilakoni Minggu hingga Senin, 28-29 Juni waktu setempat, semuanya menyajikan momen-momen gila atau spesial.

Garis merah tebal yang bisa diambil dari empat laga pertama ini adalah semua pemenang harus berjuang keras hingga momen-momen akhir pertandingan.

Drama pembuka disajikan dalam duel Afrika Selatan melawan salah satu tuan rumah, Kanada, di Sophie’s Stadium, Inglewood.

Pertarungan dua tim mengejutkan ini hanya dibedakan melalui gol semata wayang Steven Eustaquio pada menit ke-90+2.

Kemenangan dramatis ini terus memperbarui sejarah timnas Kanada di pentas yang digelar empat tahun sekali.

Untuk pertama kalinya mereka meraih poin, menang, lolos ke babak sistem gugur, dan kini berada di babak 16 besar Piala Dunia.

Gol telat Eustaquio hanyalah permulaan. Keesokan harinya, Senin (29/6/2026), tiga kemenangan atau kekalahan dramatis berturut-turut berhasil diraih.

Timnas Brasil baru mengamankan tiket ke babak 16 besar hingga menit-menit akhir masa tambahan waktu masuk dalam papan skor.

Baca Juga: Tim Sayonara Jepang, Sang Samurai Terus Ditimpa Kutukan Tragis di Babak Gugur Piala Dunia

(tag untuk terjemahan)Tim Nasional Belanda