JAKARTA (Servisenta) – Pantai Gading mendapat tugas melanjutkan sejarah baru saat menghadapi Norwegia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Dala, Rabu pagi di kawasan barat Indonesia.
Pantai Gading memasuki babak sistem gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah finis kedua di Grup E di belakang Jerman. Namun langkah mereka kini terhambat oleh Norwegia yang datang dengan ancaman besar dari Erling Haaland.
“Mereka adalah tim yang bagus dan terorganisir dengan pemain individu yang hebat, tapi mereka juga bermain bagus sebagai sebuah unit,” kata pelatih Pantai Gading Emercy Faye.
Fay juga mengatakan Norwegia merupakan tim yang praktis dan tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk menghukum lawannya.
Pantai Gading lolos ke babak sistem gugur setelah mengalahkan Curaçao 2-0 di pertandingan terakhir Grup E. Nicolas Pepe menjadi penentu kemenangan dengan dua gol yang membawa Gajah meraih finis terbaik mereka di Piala Dunia.
Kemenangan tersebut juga menjadi indikasi bahwa Pantai Gading tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik. Mereka punya kecepatan dan variasi serangan melalui Yann Diomandi, sementara Pepe kembali menemukan momentum penting setelah mencetak dua gol ke gawang Curacao.
Namun Pantai Gading tak turun dengan kekuatan penuh. Bek Wilfried Sengo harus absen karena cedera hamstring, namun Fay mendapat kabar positif saat Ivan N’Dika tersedia setelah absen di babak penyisihan grup.
Baca Juga: Norwegia Vs Pantai Gading: Haaland Jadi Faktor Jatuh atau Tidaknya Gajah
Sedangkan Norwegia memasuki babak sistem gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998. Stal Solbakken memenangkan dua pertandingan pertama penyisihan grup sebelum kalah 1-4 dari Prancis di final.
Kekalahan dari Prancis tak sepenuhnya mencerminkan kekuatan utama Norwegia karena Solbakken melakukan rotasi signifikan untuk merombak skuad jelang babak knockout. Haaland dan kapten Martin Odegaard termasuk di antara pemain yang bersiap kembali untuk pertandingan melawan Pantai Gading.
Haaland menjadi pusat perhatian usai mencetak empat gol dalam dua laga di turnamen ini. Striker Manchester City itu mencetak dua gol saat Norwegia mengalahkan Irak dan mencetak dua gol lagi saat Norwegia mengalahkan Senegal 3-2.
Fay mengakui Haaland sebagai pemain yang bisa mengubah permainan dalam situasi apa pun.
“Dia bisa mencetak gol di kesempatan apa pun dan dengan cara apa pun yang bisa dibayangkan,” kata Fay.
Norwegia juga memiliki Odegaard sebagai playmaker di lini tengah. Gelandang Arsenal itu menjadi sosok penting yang menghubungkan peralihan permainan Norwegia dari lini tengah ke menyerang.
Namun, Norwegia juga kehilangan pemain penting setelah bek Julian Ryerson absen karena cedera paha yang dideritanya saat melawan Senegal.
Baca Juga: Irak Hancur 5-0, Senegal Tetap Jaga Harapan Lolos ke 32 Besar
Solbakken menilai laga melawan Pantai Gading akan menjadi ujian fisik yang sulit. Ia menggambarkan wakil Afrika sebagai salah satu tim yang secara fisik terkuat di turnamen ini.
“Kami harus menyamai fisik mereka. Mereka tim yang sangat fisik dan kuat,” kata Solbaken.
Solbaken memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kekuatan yang berbeda.
Norwegia mengandalkan ketajaman Haaland dan kreativitas Odegaard, sementara Pantai Gading menikmati kekuatan bilateral, kecepatan serangan, dan momentum bersejarah setelah lolos ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya.
Pertandingan ini kemungkinan besar akan ditentukan oleh kemampuan Pantai Gading dalam membatasi pasokan bola Haaland. Jika bisa memutus alur permainan Norwegia dari lini tengah, maka akan ada peluang melakukan serangan balik melalui Diomande dan Pepe.
Sebaliknya, Norwegia tidak memerlukan dominasi penuh untuk menciptakan bahaya. Dengan Haaland berada di kotak penalti, setiap detik bola, umpan silang, dan celah kecil di lini belakang Pantai Gading bisa berubah menjadi peluang gol.
Pemenang laga ini akan menghadapi Brasil di babak 16 besar setelah Seleção mengalahkan Jepang 2-1 di babak 32 besar.
Susunan pemain yang diharapkan:
Pantai Gading (4-3-3): Yahya Fofana, Joila Dou, Ousmane Diomande, Odilon Kosonou, Ghislain Konan, Ibrahim Sancar, Franck Kessie, Christ Enao Olay, Amad Diallo, Nicolas Pepe, Yann Diomande.
Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland, Marcus Pedersen, Christopher Ajer, Torbjörn Heegem, David Müller-Wolf, Sander Berge, Frederik Orsnes, Martin Odegaard, Alexander Sorloth, Erling Haaland, Antonio Nosa.
Baca Juga: Pratinjau Prancis Vs Swedia: Duel Gaya Bermain Kontras dan Taktis
Baca Juga: Orlando Gil Senang Selamatkan Dua Gol untuk Antarkan Paraguay ke Babak 16 Besar
Jurnalis: Mohamed Ramadhan
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


