PSIM Yogyakarta sudah berpisah dengan Andy Setyo

PSIM Yogyakarta sudah berpisah dengan Andy Setyo

JAKARTA (Servisenta) – Klub BRI Super League PSIM Yogyakarta mengumumkan resmi berpisah dengan bek Andy Setiu yang kontraknya akan habis setelah musim 2025/2026.

Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, General Manager PSIM Yogyakarta Stephen Sunny menyampaikan apresiasi kepada sang pemain atas dedikasinya selama bersama Laskar Mataram.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Andy Sitio. Kami sangat mengapresiasi profesionalisme dan kerja keras yang ditunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” kata Stephen.

Andy Setyo memang tak punya banyak waktu bermain bersama PSIM Yogyakarta karena di awal kedatangannya ia harus sering absen akibat cedera saat pramusim.

Baca juga: Alasan PSIM Jogja mendatangkan Kassim Botan, Abioso dan Andy Setio

Mantan pemain timnas Indonesia itu bahkan bergabung dengan tim PSIM Elite Pro Academy (EPA) untuk bisa kembali bugar saat mengalami cedera dan Steven sadar hal itu sulit.

Stephen mewakili manajemen melepas sang pemain dengan harapan terbaik agar segera meraih performa terbaik di klub baru yang akan dibela Andy Sitio.

Stephen menjelaskan: “Kami mendoakan yang terbaik bagi Andy untuk melanjutkan karirnya di klub barunya. Kami berharap kemudian dia dapat kembali ke performa terbaiknya, dan selalu fit serta sukses di tempat barunya.”

Sementara itu, Andy Setiu mengungkapkan rasa bangganya bisa membela PSIM Yogyakarta selama satu musim penuh, meski belum mampu menampilkan potensi maksimalnya.

Andy mengatakan: “Saya sangat bersyukur dan bangga menjadi bagian dari perjalanan PSIM. Tentu ada kesedihan yang harus saya pamit, namun semua kenangan akan selalu saya kenang.”

Baca Juga: PSIM perpanjang kontrak Cahya Supriadi

Baca Juga: Van Gastel: PSIM Bikin Saya Ingin Bertahan Setahun Lagi

Wartawan : Aldi Sultan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.