Vancouver, Kanada (Miraj) – Kapten tim nasional Swiss Granit
Diakui Xhaka, kemenangan itu menjadi sesuatu yang istimewa secara pribadi, apalagi setelah sehari sebelumnya mendapat kehormatan dari Asosiasi Timnas. Ia menegaskan, kemenangan di lapangan adalah cara terbaik untuk melengkapi momen tersebut.
“Ini perasaan yang istimewa. Kemarin saya mendapat kehormatan dari presiden tim. Saya juga sempat mengatakan sesuatu, dan keinginan saya adalah menjadikan hari itu lebih istimewa dengan bergerak maju. Kami berhasil hari ini,” kata Xhaka dalam konferensi pers pascalaga.
Gelandang berusia 32 tahun itu pun menyoroti pencapaiannya mencapai 150 penampilan bersama timnas Swiss, pencapaian yang menurutnya sangat berarti dalam kariernya.
Dia berkata: “Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengenakan seragam ini sebanyak 150 kali. Ini adalah negara tempat saya dibesarkan, tempat saya dilahirkan, dan ini adalah tempat yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya.”
Baca Juga: Lima Pemain Penting Grup Kedua Piala Dunia 2026, di Posisi Berbeda
Dalam analisanya terhadap pertandingan, Xhaka melihat Swiss tampil lebih matang, terutama setelah mampu meningkatkan performanya di babak kedua. Ia mengatakan perubahan kecil di ruang ganti menjadi faktor penting dalam kebangkitan tim.
Dia berkata, “Babak pertama bagus, dan babak kedua sangat bagus. Dalam pertandingan sistem gugur, ini bukan tentang cara Anda bermain, tapi yang penting adalah lolos. Kami melakukan itu dan kami sangat bahagia.”
Menurut Xhaka, kemenangan ini merupakan buah dari performa tim yang kuat, bukan sekadar keunggulan individu. Ia yakin Swiss kini lebih mampu menunjukkan keseimbangan antara kualitas individu dan kerja sama tim.
Dia berkata: “Kami menunjukkan performa tim yang bagus. Setiap lawan harus dikalahkan jika kami ingin melangkah jauh. Sekarang kami melihat lawan berikutnya.”
Ia juga menyoroti peningkatan signifikan di lini pertahanan, yang kerap menjadi masalah di awal turnamen. Pada laga kali ini, ia menilai Swiss tampil lebih disiplin dan solid.
Baca juga: Efektivitas Swiss adalah Kunci Hilangkan Aljazair
“Kami selalu kebobolan di beberapa laga pertama, tapi hari ini pertahanannya sangat kuat,” kata Xhaka. “Kami menunjukkan performa kolektif yang sangat bagus.”
Xhaka menambahkan, kemenangan bukan hanya soal hasil, tapi juga proses pembelajaran tim yang terus berkembang. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam setiap pertandingan.
“Saya tidak terlalu peduli dengan statistik. Kami melihat setiap pertandingan secara individu. Kami tahu di mana kami berada dan apa yang perlu kami tingkatkan,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi kontribusi pemain muda Johan Manzambi yang dinilainya sebagai pemain menjanjikan yang memberikan pengaruh besar dalam pertandingan tim.
“Dia masih muda, sangat antusias dan sangat membantu tim kami,” kata Xhaka. “Dia membantu kami mencetak gol dengan atau tanpa bola. Dia punya mentalitas yang sangat bagus.”
Kapten Swiss itu pun memuji gol pembuka yang tercipta melalui kerja individu yang menurutnya tercipta dari proses latihan sehari-hari.
“Dia melakukannya setiap hari saat latihan. Jika Anda memiliki mentalitas seperti itu di usia muda, Anda bisa mencapai hal-hal besar,” ujarnya.
Baca juga: Swiss Ingin Maju di Piala Dunia 2026
Meski meraih kemenangan penting, Xhaka menegaskan Swiss harus tetap fokus menghadapi laga selanjutnya yang menanti mereka dalam beberapa hari ke depan.
Dia berkata: “Kami harus menikmati hari ini, tapi kami juga harus siap dalam lima hari. Kami harus menganalisis pertandingan dan bersiap lagi.”
Soal suasana pertandingan di Vancouver, Xhaka menyebut dukungan suporter lawan bukan menjadi kendala bagi Swiss. Ia yakin suasana stadion justru bisa memberikan tambahan energi bagi tim.
“Kami harus menerima atmosfer suporter Kolombia atau Ghana. Tapi kami akan siap. Pada akhirnya, ini tetap pertandingan sepak bola,” ujarnya.
Mereka selanjutnya akan kembali menghadapi Swiss di BC Place, Vancouver, pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Nat Ia masih menunggu pemenang laga Kolombia kontra Ghana untuk memperebutkan satu tempat di babak semifinal.
Baca juga: Swiss Lolos ke Babak 16 Besar Usai Singkirkan Aljazair 2-0
Wartawan: Arif Prada
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


