Dituduh melakukan diskriminasi terhadap timnas Iran, FIFA telah mengajukan gugatan hampir 18 triliun rupiah.

Dituduh melakukan diskriminasi terhadap timnas Iran, FIFA telah mengajukan gugatan hampir 18 triliun rupiah.

FIFA digugat ganti rugi sekitar Rp 18 triliun karena dianggap melakukan diskriminasi terhadap timnas Iran di Piala Dunia 2026.

Fadel Sina/AFP

FIFA digugat ganti rugi sekitar Rp 18 triliun karena dianggap melakukan diskriminasi terhadap timnas Iran di Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM – FIFA prihatin dengan munculnya gugatan senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar 18 triliun rupiah atas tuduhan diskriminasi terhadap timnas Iran selama Piala Dunia 2026.

Timnas Iran menyaksikan kejadian kurang menyenangkan sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia 2026.

Pada turnamen tersebut, timnas Iran terancam tidak mendapatkan visa masuk dari pemerintah Amerika Serikat karena buruknya hubungan kedua negara.

Setelah FIFA turun tangan menyelesaikan masalah visa, Iran tak bisa hanya tetap tenang.

Pasalnya Mehdi Taremi dkk. Tidak bisa berbasis di Amerika Serikat meski seluruh pertandingan penyisihan grup digelar di Negeri Paman Sam.

Alhasil, mereka harus menerima basis di Tijuana, Meksiko, dan melakukan perjalanan jauh untuk berkompetisi.

Dugaan bahwa aktor Asia tersebut didiskriminasi semakin jelas setelah wasit menganulir gol kemenangan Shoja Khalilzadeh ke gawang Mesir.

Meskipun banyak yang percaya bahwa tujuan Iran tidak boleh diabaikan. Apalagi, gol tersebut memupus impian lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026.

Tak heran, apa yang menimpa peraih Piala Asia tiga kali itu memunculkan anggapan bahwa FIFA melakukan diskriminasi.

Baca Juga: Kecam Perlakuan FIFA, Striker Timnas Iran: Mereka Ingin Keluarkan Kami

Anggapan tersebut kemudian berujung pada seseorang bernama Latfoula Kafeh Afrasiabi yang menuntut ganti rugi kepada ibunda sepak bola dunia.

(Tanda untuk terjemahan) FIFA