Belgia protes ke FIFA atas penangguhan penalti Folarin Balogun

Belgia protes ke FIFA atas penangguhan penalti Folarin Balogun

JAKARTA (Servisenta) – Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) memprotes keputusan Komite Disiplin FIFA yang menunda larangan satu pertandingan yang dijatuhkan kepada striker Amerika Folarin Balogun.

Keputusan itu membuat Balogun masih bisa dimainkan saat tuan rumah menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7).

Federasi mengatakan dalam pernyataan di situs resminya pada hari Senin, “Asosiasi Sepak Bola Australia terkejut dengan keputusan FIFA yang mengumumkan bahwa pemain Amerika Folarin Balogun memenuhi syarat untuk tampil dalam pertandingan Amerika Serikat melawan Belgia pada Senin, 6 Juli pukul 17:00 waktu Seattle.”

RBFA menilai keputusan FIFA bertentangan dengan Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA yang secara tegas menyatakan bahwa kartu merah otomatis mengakibatkan skorsing satu pertandingan.

Menurut Federasi, aturan ini diterapkan secara konsisten pada seluruh kartu merah yang dikeluarkan sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Hukuman Penangguhan, Folarin Balogun Bisa Bermain untuk AS Lawan Belgia

Baca juga: Merasakan resonansi multikultural di “Seattle Stadium”

Selain itu, Konfederasi Sepak Bola Brasil juga menuding FIFA mengabaikan Pasal 10.5 Peraturan Kompetisi Piala Dunia 2026. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa pemain atau ofisial tim yang mendapat kartu merah langsung atau kartu merah akibat akumulasi kartu kuning otomatis diskors untuk pertandingan berikutnya. FIFA juga mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi tambahan jika diperlukan.

Di sisi lain, FIFA mendasarkan keputusannya pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Klausul tersebut mengatur bahwa Komite Disiplin FIFA berwenang memutuskan untuk menunda penerapan sanksi disiplin yang telah dijatuhkan sebelumnya.

Konfederasi Sepak Bola Brasil menegaskan, ketentuan tersebut selalu disampaikan dalam setiap rapat koordinasi pralaga dan juga dituangkan dalam seluruh materi workshop resmi Piala Dunia 2026.

Menyusul keputusan tersebut, Konfederasi Sepak Bola Brasil menyatakan sedang mengkaji seluruh langkah yang bisa diambil.

“Untuk melindungi hak-hak hukum semua tim yang berpartisipasi dan menjaga prinsip-prinsip dasar fair play dalam olahraga, baik di Piala Dunia ini atau edisi berikutnya, Federasi Sepak Bola Australia sedang menyelidiki semua opsi yang tersedia,” tulis federasi tersebut.

Sebelumnya, Balogun mendapat hukuman langsung mendapat kartu merah saat tim asuhan Mauricio Pochettino mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar.

Wasit mengeluarkan eks striker Arsenal itu pada menit ke-64 setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bosnia dan Herzegovina Tarik Muharimovic.

Baca juga: Suporter Brazil dan Norwegia Serang Air Mineral dan AC Gratis

Baca Juga: Ronaldo Umumkan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhirnya

Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.