Jakarta: Schneider Electric turut serta memeriahkan acara IndoBuildTech yang digelar di Indonesia Convention Expo (ICE), BSD City, Tangerang. Acara yang berlangsung pada tanggal 8 hingga 12 Juli 2026 ini akan menjadi wadah mengusung tema Rumah Nyaman, Listrik Aman. Mereka mengaku ingin mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan aspek desain, fungsi, dan keselamatan dalam manajemen gaya hidup masa kini.
Salah satu daya tariknya adalah kolaborasi eksklusif dengan ilustrator Room.533, Siva Adani Gulbi. Kolaborasi bertajuk The Art of Feeling at Home ini menjadikan kunci premium AvatarOn sebagai sarana ekspresi pribadi. Pengunjung bisa melihat 10 desain istimewa, memberikan bukti bahwa benda kecil seperti kunci mampu menciptakan kedekatan emosional dan karakter unik pada sebuah hunian.
AvatarOn sendiri merupakan seperangkat kunci pemenang iF Design Award 2017 yang menampilkan fitur sampul yang dapat disesuaikan, memungkinkan pengguna memasukkan warna, tekstur, dan bahkan foto pribadi melalui proses pencetakan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perumahan modern membutuhkan desain holistik, mulai dari kenyamanan dan estetika hingga keamanan kelistrikan,” kata Ahmad Saiful, BVP Home Solutions di Schneider Electric Indonesia.
Selain estetika, Schneider Electric juga memamerkan inisiatif Mobilitas Listrik yang Aman. Pengunjung dapat menjelajahi rangkaian produk Domae. MCB merupakan komponen yang umum terdapat pada setiap sistem kelistrikan rumah, dan fungsi utamanya adalah untuk menghentikan aliran listrik bila terjadi korsleting. RCCB berperan melindungi masyarakat, mematikan listrik secara otomatis bila pengguna terkena arus akibat kebocoran.
Kampanye #OriginalProtects juga terus digalakkan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menggunakan produk kelistrikan asli demi keselamatan jangka panjang. Diakui Schneider, banyak beredar produk palsu di pasaran dan hal ini sangat berbahaya karena dikaitkan dengan risiko kebakaran. Mereka sendiri telah memberikan banyak ciri khas pada produknya agar konsumen dapat membedakannya dengan produk resmi.
Di acara yang sama, mereka juga mengumumkan Akademi Ketenagalistrikan. Program peningkatan kompetensi nasional ini menargetkan hingga Desember 2026 sebanyak 8.000 tenaga listrik, retailer, dan sales toko listrik. Bekerja sama dengan PT Dana Purna Investama (DPI), program ini memberikan akses pembelajaran digital, webinar, dan tes untuk memastikan tenaga ahli memiliki kompetensi yang memenuhi standar teknologi terkini.
Josua Bengayoman, Chief Training Officer PT Dana Purna Investama, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan budaya keselamatan kelistrikan di tanah air. Bagi teknisi yang berminat, pendaftaran dapat dengan mudah dilakukan melalui aplikasi mySchneider.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan) Schneider Electric

