Menjelajahi interaksi cahaya dan material secara bersamaan di IndoBuildTech 2026

Menjelajahi interaksi cahaya dan material secara bersamaan di IndoBuildTech 2026

Jakarta: Pengalaman ruang dalam arsitektur tidak pernah berdiri sendiri. Ini terdiri dari interaksi harmonis antara cahaya dan materi. Material menerjemahkan karakter cahaya, sedangkan cahaya menekankan tekstur, membentuk atmosfer, dan menghadirkan makna baru pada ruang.
Berdasarkan pemahaman mendalam tersebut, in-Lite LED untuk ketiga kalinya berpartisipasi dalam IndoBuildTech (IBT) 2026. Diadakan di ICE BSD City pada tanggal 8 hingga 12 Juli 2026, in-Lite LED bertema “Matter of Light” untuk mengeksplorasi bagaimana cahaya dan material berinteraksi satu sama lain untuk menciptakan pengalaman spasial yang lebih hidup.
Melalui paviliun imersif ini, pengunjung diajak melihat lebih dari sekedar pencahayaan sebagai elemen fungsional. Sebaliknya, mereka dapat merasakan secara langsung bagaimana cahaya membentuk persepsi ruang melalui interaksinya dengan berbagai material pilihan.

Francisca Darmawan, Direktur Komersial in-Lite LED, menegaskan peran cahaya jauh lebih luas dari sekedar sumber penerangan. “Cahaya tidak hanya membuat ruangan menjadi terang, namun juga menentukan bagaimana ruangan tersebut dirasakan,” kata Francesca.
Menurutnya, saat berinteraksi dengan material, cahaya dapat mengubah tekstur, mengarahkan fokus, dan menciptakan suasana yang benar-benar berbeda. Dengan tema tahun ini, In-Lite ingin menunjukkan bahwa pencahayaan merupakan bagian integral dari proses menciptakan pengalaman ruang.
Ide-ide filosofis tersebut diwujudkan dalam kehidupan nyata dalam penerbangan luar angkasa yang dibagi menjadi lima bidang percobaan. Setiap area dirancang khusus untuk mengeksplorasi interaksi cahaya dengan material berbeda:
Zona Terfilter: Menggabungkan tekstur cahaya dan kain untuk menciptakan efek seperti hutan. Cahaya menjadi lebih lembut dan tersaring untuk menciptakan suasana tenang dan alami.
Zona Terpantul: Menggabungkan bahan cahaya dan kaca untuk menciptakan pantulan dinamis seperti permukaan air yang bergerak.
Radiant Zone: Cahaya dipadukan dengan HPL untuk menghasilkan cahaya yang intens, ekspresif, seperti api, menciptakan suasana yang kuat dan menyenangkan.
Area Difusi: Menggabungkan cahaya dengan bahan polikarbonat untuk menghasilkan distribusi cahaya yang halus dan halus ke seluruh ruangan seperti angin.
Area Tersegmentasi: Menggabungkan material rotan ringan dan anyaman untuk menciptakan bayangan kecil yang terinspirasi dari bumi, memberikan kesan membumi sekaligus menggugah rasa penasaran pengunjung.
Alvar Mensana, arsitek dari mensanaANDANteman dan desainer In-Lite Pavilion menjelaskan, kelima zona ini dirancang untuk menunjukkan bagaimana material yang sama dapat menawarkan persepsi ruang yang berbeda ketika bertemu dengan karakter cahaya yang berbeda.
Cahaya berperan sebagai medium yang menyatukan seluruh perjalanan menjadi satu cerita utuh. Untuk mendukung konsep tersebut, in-Lite menyertakan beberapa lini produk premium, seperti Anti Glare Downlight, Spotlight Wall Washer, dan Striplight CОВ, yang dipilih berdasarkan konteks ruang, bukan hanya fungsi teknisnya.
Area bertema lembut seperti pencahayaan yang terfilter dan tersebar untuk memberikan kenyamanan visual, tambah Sufabian Tys, manajer produk LED in-Lite. Sebaliknya, area yang dipantulkan, bercahaya, dan tersegmentasi menggunakan pencahayaan terarah dan kontras untuk meningkatkan karakter visual yang dinamis.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)

(Tag untuk terjemahan)Perangkat Keras