JAKARTA: Mencari HP Android dengan baterai besar dengan harga 1 jutaan rupiah kini bukan lagi hal yang sulit. Produsen smartphone mulai menawarkan perangkat dengan baterai berkisar antara 6.000 mAh hingga 9.000 mAh, sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi dayanya untuk melakukan aktivitas seperti bermain game, menonton video, atau bekerja sepanjang hari.
Namun jika fokus pada harga Rp 1 jutaan, pilihannya tidak akan sebanyak di segmen Rp 2 jutaan ke atas. Dari sekian banyak smartphone yang diluncurkan di Indonesia yang memiliki baterai 6.000-9.000 mAh, hanya beberapa model yang masuk dalam kisaran harga tersebut.
Salah satu yang paling menarik adalah Poco C81 Pro yang saat ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp 1,7 juta hingga Rp 1,9 juta di berbagai situs e-commerce tanah air.
Poco C81 Pro, pilihan paling terjangkau dengan baterai 6.000 mAh
Bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dibandingkan performa tinggi, Poco C81 Pro menjadi salah satu pilihan paling menarik dengan harga Rp. 1 juta kategori.
Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh, lebih besar kapasitasnya dibandingkan mayoritas ponsel entry-level yang masih mengandalkan baterai 5.000 mAh. Dengan kapasitas tersebut, perangkat ini dirancang mampu bertahan lebih lama untuk aktivitas sehari-hari seperti browsing, media sosial, streaming video, dan komunikasi.
Dan di sektor layar, Poco C81 Pro mengusung panel IPS LCD berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz, sehingga navigasi terasa lebih mulus dibandingkan layar 60Hz atau 90Hz yang masih sering ditemukan di kategori harga serupa.
Performanya mengandalkan chipset Unisoc T7250 dengan RAM 4GB dan pilihan penyimpanan 64GB atau 128GB. Untuk kebutuhan dasar seperti WhatsApp, YouTube, TikTok, bahkan gaming ringan pun, spesifikasi tersebut dirasa masih cukup.
Kamera utamanya berkekuatan 13MP, sedangkan menjalankan sistem operasi HyperOS 3 dibekali sejumlah fitur AI inti Xiaomi.
Jika anggaran bisa ditingkatkan, akan ada lebih banyak pilihan
Jika bujetnya bisa ditingkatkan mendekati Rp 2 jutaan, pilihan smartphone dengan baterai besar akan semakin beragam.
Misalnya saja Realme C100i yang memiliki baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, dan kamera utama 50MP. Harga pasaran terbaru turun menjadi antara Rp 2,1 juta hingga Rp 2,4 juta, lebih rendah dibandingkan harga saat pertama kali diluncurkan.
Pilihan lainnya adalah Infinix Hot 70 yang dibekali baterai 6.000 mAh, chipset MediaTek Helio G100 Ultimate, dan kamera 50 megapiksel. Smartphone ini menyasar pengguna yang ingin menyeimbangkan daya tahan baterai dan performa untuk penggunaan sehari-hari dan gaming kasual.
Sementara bagi pengguna yang mencari baterai lebih besar, tersedia iQoo Z11 berkapasitas hingga 9.020 mAh. Namun perangkat ini termasuk dalam kategori harga yang jauh lebih tinggi sehingga tidak lagi masuk dalam kategori Rp. Kelas 1 juta tenaga kuda.
Apakah baterai ponsel 6000mAh masih layak di tahun 2026?
Jawabannya ya, terutama bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan dibandingkan performa superior.
Baterai berkapasitas 6000mAh kini mulai menjadi tren baru di industri smartphone. Beberapa produsen bahkan telah beralih menggunakan teknologi baterai silikon-karbon yang memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat bodi perangkat lebih tebal.
Bagi pengguna dengan anggaran terbatas, baterai berkapasitas besar menawarkan keuntungan nyata karena perangkat dapat digunakan lebih lama dengan sekali pengisian daya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pelajar, pekerja lapangan, dan pengguna yang sering bepergian.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

