Sheringham mengingatkan Inggris akan permainan kuat yang dimainkan para bek Argentina

Sheringham mengingatkan Inggris akan permainan kuat yang dimainkan para bek Argentina

JAKARTA (Servisenta) – Legenda hidup sepak bola Inggris, Teddy Sheringham mengingatkan timnas negaranya akan permainan kuat bek Argentina, jelang pertemuan kedua negara pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat (AS), Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.

Hal itu diungkapkan Sheringham usai menjadi bagian duel Inggris melawan Argentina di final Piala Dunia 1998 dan 2002.

“Para bek Amerika Selatan sulit diatur,” kata Sheringham sambil tersenyum, demikian laman resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Rabu.

“Mereka sangat kesulitan. Mereka bahkan menendang neneknya jika mengira neneknya akan mencetak gol! Menghentikan lawan adalah segalanya bagi mereka,” katanya.

Pada laga berikutnya, Sheringham mengungkapkan keyakinannya terhadap kembalinya negaranya ke final Piala Dunia setelah menjadi juara pada tahun 1966 saat menjadi tuan rumah.

Baca Juga: Noni Madueke Tegaskan Inggris Punya Percaya Diri Jelang Hadapi Argentina

Ia mengatakan prediksinya karena Inggris memiliki Harry Kane sebagai penyerang tengahnya tahun ini, yang kini sudah mencetak enam gol di Piala Dunia 2026. Selain Kane, sumber gol The Three Lions datang dari gelandang serang Jude Bellingham dengan jumlah gol yang sama.

Sheringham memuji Kane: “Dia adalah pemain yang benar-benar lengkap. Tidak ada kelemahan dalam gaya bermain atau kemampuannya.”

Meski percaya diri dengan kemampuan pemain Bayern Munich itu membawa Inggris ke final, Sheringham menegaskan The Three Lions tetap harus sangat mewaspadai ancaman kapten Argentina, kini berusia 39 tahun, Lionel Messi.

Messi saat ini menduduki puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026, dengan delapan gol, bersama pemain Prancis Kylian Mbappe. Selain itu, ia juga menduduki puncak daftar top skorer sepanjang masa ajang besar tersebut setelah mencetak 21 gol dalam enam edisi yang diikutinya.

“Dia tidak lagi dinamis seperti dulu, tapi semua hal baik di sepak bola Argentina masih dimulai dari dia,” kata pemain 51 caps bersama Inggris yang kini berusia 60 tahun itu. “Inggris harus bisa menghentikannya bermain. Visi permainannya dan sentuhan bolanya… sungguh luar biasa.”

Baca Juga: Saksikan Laga Inggris dan Argentina: Duel Klasik Menuju Final

Baca juga: Inggris Vs Argentina: Duel Panas Penuh Drama

Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.