TVRI Sumsel mencatat jumlah penonton yang hadir di Piala Dunia melebihi target

TVRI Sumsel mencatat jumlah penonton yang hadir di Piala Dunia melebihi target

PALEMANG (ServisentaG) – Televisi pemerintah Sumatera Selatan (TVRI) melaporkan penonton nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 di Palembang melebihi target lebih dari 1.000 orang.

Jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris di TVRI Sumsel Arena Jalan Bum IX Kampus Palembang pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB mencapai lebih dari 1.000 orang, kata Presiden TVRI Sumsel Eflianty Analisa di Palembang, Kamis.

Ia mengatakan, jumlah tersebut melampaui target sebelumnya yang diperkirakan hanya sekitar 1.000 orang.

Penonton datang dari berbagai daerah seperti Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Banywasin.

Menurutnya, peningkatan jumlah penonton ini membuktikan bahwa warga Palembang sangat mendambakan tempat formal Nubar yang memberikan kenyamanan dan keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, timnya memasang tiga layar yang terdiri dari Videotron LED berukuran 2,5 x 4 meter, layar proyeksi, dan layar TV yang ditempatkan di beberapa sudut halaman Taman TVRI Sumsel.

Ia mengatakan, “Ajang Nubar akan kami selenggarakan di tempat yang sama hingga babak final dan perebutan juara ketiga pada tanggal 19 dan 20 Juli 2026.”

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga menyiapkan doorprize berupa sembako melalui kuis bagi penonton yang beruntung.

“Yang tidak kalah penting dalam proyek ini adalah kami melibatkan sekitar 11 usaha mikro, kecil, dan menengah secara gratis untuk menggairahkan perekonomian masyarakat, sekaligus menggalang solidaritas masyarakat,” ujarnya.

Sementara pantauan lapangan Antara selain dari laman TVRI Sumsel, ribuan masyarakat terlihat berkumpul di kawasan Kampang Ewak untuk mengikuti perayaan Piala Dunia 2026 yang digelar Pemkot Palembang.

Baca Juga: Gelar Nubar Antara Inggris Vs Argentina di Semarang

Baca juga: Denpasar Folk Festival Beri Hiburan Bagi UMKM

Reporter: Ido Burmana
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.