
INSTAGRAM.COM/MSIRACINGTEAM_MOTOGP
Pembalap Malaysia, Hakeem Danish Ramli, bersama mentornya, Zul Fahmi Khairuddin, jelang balapan Moto3 Thailand 2026.
BOLASPORT.COM – Sebagai seorang mentor, Zul Fahmi Khairuddin tak mau terburu-buru mempromosikan Hakim Danish ke kelas Moto2 meski ada tim yang mengincarnya.
Penilaian positif ditujukan kepada Hakim Danesh yang tampil sebagai salah satunya muda Atau pendatang baru di Moto3 2026, setidaknya hingga jeda paruh musim.
Rider asal Terengganu, Malaysia, itu sudah dua kali naik podium dengan satu kemenangan dari total 11 balapan Moto3 2026 yang diikutinya.
Pebalap Denmark itu merupakan satu dari tiga rookie yang tampil kompetitif sejauh ini bersama Brian Uriarte asal Spanyol yang baru saja menjuarai Grand Prix Jerman dan pebalap Indonesia Vida Ija Pratama.
Uriarte masih memegang gelar Rookie of the Year karena ia menempati posisi kedua klasemen setelah mencetak 3 kali podium dengan 2 kemenangan.
Sementara itu, Vida mampu kembali merebut gelar Best Rookie setelah finis kedelapan pada Grand Prix Jerman di Sachsenring pekan lalu.
Ya, dengan hasil tersebut, Honda Team Asia kini berada di peringkat enam klasemen, unggul satu poin dari pendahulunya yang mengoleksi 90 poin.
Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu menyingkirkan pebalap Denmark yang sebelumnya berada satu tingkat di atasnya setelah hanya finis di posisi ke-12 di Grand Prix Jerman.
Meski tak meraih kemenangan seperti Danish dan Uriarte, daya saing Vida sejauh ini tetap terjaga dengan dua kali naik podium.
Baca Juga: Maximo Quiles OTW ke Moto2 Tahun Depan dan Pelajaran yang Dapat Dipetik Veda Ega Pratama dari Pesaing Terkuat
Dengan performa menjanjikan tersebut, para rookie Moto3 2026 berpeluang besar menjadi incaran tim-tim di kategori papan atas, salah satunya Denmark.
(tag untuk terjemahan) Moto3


