JAKARTA: Samsung Electronics memperkenalkan Flex Titanium, teknologi layar terbaru yang akan digunakan pada perangkat Galaxy lipat generasi berikutnya. Teknologi ini dikembangkan untuk meningkatkan daya tahan layar dan mengurangi munculnya kerutan.
Selain itu, teknologi ini juga dikembangkan untuk memberikan pengalaman visual yang lebih imersif tanpa mengorbankan desain ramping yang menjadi ciri khas perangkat lipat Samsung. Samsung menjelaskan Flex Titanium merupakan hasil pengembangan berdasarkan pengalaman tujuh generasi perangkat Galaxy yang dapat dilipat.
Samsung memadukan inovasi material dengan rekayasa bodi tampilan untuk menciptakan keseimbangan antara fleksibilitas, kekuatan, dan desain elegan. Samsung mengatakan Flex Titanium mengintegrasikan dua komponen utama berbasis titanium, yaitu film paduan titanium dan pelat titanium.
Keduanya bekerja secara bersamaan untuk memperkuat struktur layar yang dapat dilipat sekaligus menjaga fleksibilitas yang dibutuhkan pada perangkat yang dapat dilipat. Executive Vice President dan Senior Executive Director Mobile R&D Office Samsung Electronics, Sunghoon Moon mengatakan, inovasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menerjemahkan kebutuhan pengguna ke dalam teknologi yang memberikan manfaat nyata.
Keunggulan Samsung pada kategori perangkat lipat terletak pada kemampuan kami memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya ke dalam inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari, kata Seung Hoon Moon.
Menurut Samsung, pengembangan Flex Titanium merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang perusahaan dalam teknologi layar seluler, mulai dari mendorong adopsi panel AMOLED hingga menyediakan layar fleksibel yang memungkinkan lahirnya perangkat yang dapat dilipat.
Selama tujuh generasi ponsel lipat Galaxy, Samsung terus mempelajari pola penggunaan konsumen dan memanfaatkan masukan tersebut untuk meningkatkan desain dan konstruksi layar. Samsung menganggap keseimbangan antara kekuatan material, fleksibilitas, dan desain ramping menjadi tantangan utama dalam mengembangkan layar yang dapat dilipat.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Samsung memilih titanium sebagai material utama karena terkenal dengan daya tahannya yang tinggi, meskipun sifatnya yang relatif kaku membuat penerapannya pada perangkat yang dapat dilipat memerlukan pendekatan teknik khusus.
Pada struktur Flex Titanium, lapisan paduan titanium ditempatkan tepat di bawah panel OLED sebagai lapisan pendukung layar. Samsung mengklaim material ini memiliki tingkat kekakuan mekanis hingga 20 kali lebih tinggi dibandingkan film polimer konvensional.
Berkat proses penggulungan mikro, lapisan dapat dibuat sangat tipis, sekitar sepertiga diameter rata-rata rambut manusia, sehingga mendukung desain panel yang lebih ramping tanpa mengurangi daya tahan.
Sementara itu, pelat titanium berfungsi sebagai struktur pendukung fleksibel di bagian bawah unit layar. Samsung menerapkan teknologi pemrosesan lubang jarum pada panel titanium untuk mengurangi celah udara antara panel dan unit layar.
Pendekatan ini diklaim membuat layar lebih stabil saat perangkat dibuka, sekaligus tetap menjaga fleksibilitasnya saat dilipat berulang kali. Samsung tidak hanya fokus pada struktur fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas tampilan dengan mengintegrasikan arsitektur layar resolusi tinggi dengan material organik generasi terbaru.
Samsung menyebut kombinasi ini mampu menghasilkan kualitas visual yang lebih tajam sekaligus meningkatkan efisiensi daya baterai tanpa mengurangi performa layar. Sementara itu, Executive Vice President dan Head of Mobile Display Product Development Team di Samsung Display, Kyung Jin Yoo mengatakan, teknologi bukaan berpola mikro pada pelat titanium menjadi salah satu kunci pengembangan Flex Titanium.
“Dengan menerapkan teknologi lubang berpola mikro pada lipatan pelat titanium, kami mampu memberikan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan yang kuat,” ujar Kyung-Jin Yu.
Samsung menambahkan, berbagai inovasi tersebut mengarah pada pengalaman layar lipat yang lebih matang, mulai dari sasis yang lebih kuat, layar yang lebih imersif, hingga kerutan layar yang semakin halus sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih mulus bagi pengguna.
Meski Samsung telah memperkenalkan teknologi Flex Titanium, namun belum terungkap perangkat Galaxy lipat yang akan menggunakannya. Samsung baru mengonfirmasi bahwa teknologi ini akan menjadi bagian dari perangkat Galaxy lipat generasi berikutnya, sedangkan informasi lengkap mengenai penerapannya akan diumumkan pada acara Galaxy Unpacked mendatang.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(Tag untuk terjemahan)Samsung

