JAKARTA: Penting untuk mengetahui usia sebuah smartphone sebelum membeli ponsel Android atau iPhone untuk memastikan perangkat tersebut terus mendapat pembaruan sistem dan keamanan dari produsennya.
Karena semakin tua usia smartphone, maka semakin sedikit pula dukungan yang tersedia untuk pembaharuan atau pembaruan software secara umum. Selain itu, masa pakai perangkat juga dapat menjadi indikator kondisi baterai, performa, dan nilai jual kembali.
Untungnya, pengguna Android dan iPhone dapat memeriksa usia perangkatnya dengan relatif mudah tanpa harus membongkar ponsel cerdasnya. Di iPhone, pengguna bisa mengetahui kapan perangkat pertama kali diaktifkan melalui informasi garansi Apple.
Sementara itu, di Android, masa pakai suatu perangkat sering kali dikaitkan dengan jangka waktu dukungan sistem operasi dan pembaruan keamanan yang masih diberikan oleh produsen. Berikut panduan lengkap cara mengecek usia HP Android dan iPhone.
Cara mengecek umur iPhone
Untuk mengetahui kapan iPhone Anda pertama kali diaktifkan sebagai indikator usia perangkat, ikuti langkah-langkah berikut.
1. Buka Pengaturan > Umum > Tentang.
2. Salin nomor serinya atau catat nomornya.
3. Buka browser seperti Safari atau Chrome, dan kunjungi situs web Apple Check Coverage.
4. Masukkan nomor seri beserta kode verifikasinya, lalu klik Lanjutkan.
5. Periksa informasi riwayat pembelian yang valid. Kurangi satu tahun dari akhir garansi untuk mengetahui perkiraan tanggal iPhone Anda pertama kali diaktifkan.
Cara ini dianggap sebagai salah satu cara paling mudah untuk mengetahui usia iPhone, terutama jika pengguna membeli perangkat bekas dan tidak lagi memiliki struk pembelian. Informasi aktivasi juga membantu menentukan apakah perangkat masih dalam masa garansi resmi Apple atau sudah habis masa berlakunya.
Selain mengetahui usia perangkat, halaman ini juga menampilkan status garansi dan kelayakan servis resmi. Informasi ini dapat menjadi pertimbangan tambahan sebelum membeli iPhone bekas dari penjual atau toko perorangan.
Cara cek umur/sisa umur hp android
Berbeda dengan iPhone, umur ponsel Android umumnya lebih penting dalam hal berapa lama pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan didukung. Produsen Android memiliki kebijakan dukungan yang berbeda, jadi mengetahui jendela pembaruan yang tersisa dapat membantu pengguna memperkirakan masa pakai perangkat. Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka Pengaturan > Tentang ponsel untuk mengetahui tipe smartphone selengkapnya, misalnya Samsung Galaxy A35.
2. Buka browser dan kunjungi website endoflife.date.
3. Pilih kategori perangkat, lalu cari merek dan tipe ponsel yang digunakan.
4. Periksa informasi periode dukungan perangkat. Situs tersebut akan menampilkan tanggal peluncuran serta batas waktu pembaruan OS dan keamanan yang biasanya ditandai dengan indikator berwarna hijau, kuning, atau merah.
Jika statusnya masih hijau, berarti perangkat tersebut masih mendapat dukungan resmi dari produsennya. Warna kuning biasanya menunjukkan bahwa masa dukungan akan segera berakhir, sedangkan warna merah menunjukkan bahwa smartphone tidak lagi menerima pembaruan.
Informasi ini penting terutama bagi pengguna yang mengutamakan keamanan data. Ponsel cerdas yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan berpotensi lebih rentan terhadap kerentanan yang baru ditemukan.
Mengapa Anda perlu mengetahui usia ponsel Anda?
Mengetahui usia sebuah smartphone tidak hanya berguna untuk memuaskan rasa penasaran. Ada sejumlah keuntungan yang bisa didapat, terutama bagi pengguna yang ingin menggunakan perangkat dalam jangka panjang.
Pertama, usia perangkat membantu memperkirakan masa pakai baterai. Seiring berjalannya waktu, kapasitas baterai lithium-ion akan berkurang sehingga daya tahannya tidak lagi sebaik saat masih baru. Kedua, informasi mengenai usia perangkat dapat menjadi referensi dalam membeli smartphone bekas.
Dengan mengetahui kapan pertama kali perangkat diaktifkan atau diluncurkan, calon pembeli dapat memperkirakan kesesuaian harga yang ditawarkan. Ketiga, masa dukungan perangkat juga mempengaruhi keamanan.
Ponsel cerdas yang masih menerima pembaruan sistem operasi dan patch keamanan umumnya memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap ancaman dunia maya dibandingkan perangkat yang tidak lagi didukung.
Terakhir, mengetahui usia perangkat membantu pengguna memutuskan kapan waktunya untuk melakukan upgrade. Jika ponsel cerdas Anda tidak lagi menerima pembaruan dan kinerjanya mulai menurun, menggantinya dengan perangkat baru mungkin merupakan pilihan yang lebih bijak daripada terus menggunakannya.
Baik pengguna Android maupun iPhone memiliki cara masing-masing untuk mengetahui berapa umur perangkat mereka. Meski menggunakan metode yang berbeda, namun keduanya memberikan gambaran mengenai kesehatan smartphone dan berapa lama perangkat tetap layak digunakan.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)


