Samsung berbagi cara memaksimalkan tiga fitur di Galaxy Z Fold8 Ultra

Samsung berbagi cara memaksimalkan tiga fitur di Galaxy Z Fold8 Ultra

JAKARTA: Samsung Electronics Indonesia berbagi cara memanfaatkan tiga fitur utama Galaxy Z Fold8 Ultra untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari produktivitas dan pembuatan konten hingga pengelolaan informasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Smartphone lipat terbaru ini memadukan desain ramping, performa tinggi, sistem kamera 200MP, dan Galaxy AI yang dioptimalkan untuk tampilan lipat. Samsung menyoroti masih adanya persepsi bahwa smartphone lipat memiliki bodi yang terlalu tebal sehingga kurang nyaman untuk digenggam.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra hadir dengan desain lebih ramping tanpa mengorbankan layar besar, performa, kamera, atau pengalaman AI untuk mendukung produktivitas pengguna.

Berbagi daya baterai mendukung produktivitas

Samsung menjelaskan bahwa Galaxy Z Fold8 Ultra ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Galaxy yang menghadirkan peningkatan NPU hingga 21%, kinerja GPU hingga 16%, dan kinerja GPU hingga 15% dibandingkan generasi sebelumnya.

Smartphone ini juga dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan Super Fast Charging 45W yang mampu mengisi daya hingga 67% dalam waktu sekitar 30 menit. Menurut Samsung, kombinasi prosesor dan baterai terbaru memungkinkan Galaxy Z Fold8 Ultra digunakan hingga 27 jam pemutaran video, atau sekitar tiga jam lebih lama dibandingkan generasi sebelumnya.

Samsung berbagi cara memaksimalkan tiga fitur di Galaxy Z Fold8 Ultra
Sementara itu, salah satu fitur menonjol dari Galaxy Z Fold8 Ultra adalah pembagian daya baterai, yang memungkinkan smartphone mengisi daya perangkat lain seperti Galaxy Buds secara nirkabel tanpa memerlukan pengisi daya tambahan.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup membuka menu Settings, pilih Battery, aktifkan Wireless Power Sharing, lalu letakkan case Galaxy Buds yang mendukung pengisian daya nirkabel di bagian belakang Galaxy Z Fold8 Ultra hingga muncul indikator pengisian daya.

Kamera 200MP dengan Cine LUT

Samsung juga menyoroti kemampuan kamera Galaxy Z Fold8 Ultra yang memiliki kamera utama 200 megapiksel, kamera ultra lebar 50 megapiksel, dan kamera telefoto 10 megapiksel dengan zoom optik 3x. Sistem kameranya didukung oleh ProVisual Engine berbasis AI, Night Shooting, Cinema LUT, APV Codec, dan Horizontal Lock untuk mendukung kebutuhan fotografi dan videografi Anda.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Cinematic LUT yang memungkinkan pengguna menerapkan properti warna sinematik secara langsung saat merekam video tanpa harus melakukan proses gradasi warna yang rumit.
Samsung menjelaskan, pengguna bisa mengakses fitur ini melalui aplikasi Kamera dengan memilih menu More, lalu Pro Video, lalu memilih preset LUT sesuai karakter warna yang diinginkan sebelum memulai perekaman video. Hasil rekamannya kemudian bisa langsung dibagikan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan.

Galaxy AI untuk multitasking dan pembuatan konten

Galaxy Z Fold8 Ultra juga menawarkan pembaruan pada Galaxy AI yang dioptimalkan untuk layar yang dapat dilipat. Samsung menjelaskan bahwa Now Nudge kini mendukung tampilan terpisah hingga lima jendela secara bersamaan sehingga pengguna dapat mengelola kalender, membalas email, mencari informasi, dan membuat catatan dalam satu layar.
Fitur ini, dipadukan dengan otomatisasi cerdas, memiliki kemampuan untuk memahami konteks aktivitas di layar dan membantu melakukan tindakan relevan secara otomatis. Samsung juga memperkenalkan My FanCam, fitur bertenaga AI yang secara otomatis melacak subjek yang dipilih dan menyesuaikan bingkai video.
Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang sering merekam konser, pertandingan olahraga, atau pertunjukan lainnya. Untuk menggunakannya, pengguna cukup merekam video menggunakan aplikasi Kamera, membuka rekaman melalui Galeri, memilih ikon Galaxy AI dalam mode edit, lalu mengaktifkan My FanCam dan memilih subjek yang ingin tetap menjadi fokus utama.
Setelah itu, Galaxy AI akan otomatis menghasilkan video baru dengan frame yang mengikuti subjeknya. Selain itu, Samsung juga menghadirkan fitur Notebook in Gemini yang berfungsi sebagai wadah pengumpulan berbagai sumber informasi, seperti foto, rekaman audio, dan dokumen.
Gemini kemudian mengolah semua data tersebut menjadi ringkasan, notulensi rapat, grafik, atau format lain yang mudah dipahami. Samsung menyebut pengalaman menjadi lebih optimal berkat layar besar Galaxy Z Fold8 Ultra yang memudahkan pengguna mengelola berbagai sumber informasi secara bersamaan.

Harga dan promosi

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi memori, yakni 12GB/256GB seharga Rp32.499.000, 12GB/512GB seharga Rp36.499.000, dan 16GB/1TB seharga Rp44.499.000.
Selama masa pre-order 22 Juli hingga 13 Agustus 2026, Samsung memberikan sejumlah promo, antara lain upgrade memori hingga Rp 4 juta, cashback bank hingga Rp 5 juta, gratis pelindung layar film selama dua tahun, gratis Google AI Pro selama enam bulan, program upgrade New Galaxy mulai Rp 8 juta, serta tambahan trade-in cashback hingga Rp 2 juta.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)

(Tag untuk terjemahan)Samsung