PSMS Medan menyiapkan kombinasi berbeda pasca kekalahan dari Port FC

PSMS Medan menyiapkan kombinasi berbeda pasca kekalahan dari Port FC

Surabaya (Servisenta) – Pelatih PSMS Medan Eko Burdjianto menyiapkan susunan pemain berbeda untuk laga mendatang setelah kalah 0-2 dari Port FC pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu.

“Kami mengakui keunggulan Port FC,” kata Eko dalam jumpa pers pascalaga di Surabaya, Minggu. “Kami akan meningkat di pertandingan kedua.”

Menurutnya, kekalahan dari sang juara bertahan menjadi bahan evaluasi berharga bagi timnya yang bersiap menghadapi Liga Championship musim ini.

Untuk menghadapi laga kedua, Eko mengatakan timnya akan melakukan beberapa penyesuaian karena Brisbaya merupakan tim kuat, apalagi bermain di kandang sendiri.

Ia menambahkan, masih banyak pemain yang tidak diturunkan saat melawan Port FC dan akan menjadi salah satu opsi di pertandingan berikutnya.

Baca juga: Port FC catatkan start positif atas PSMS di Piala Presiden

“Kami ingin bermain dengan lineup dan tim terbaik melawan Persebaya,” ujarnya.

Bek PSMS Angelo Rafael Teixeira Albuim Meneses yakin laga melawan Persebaya akan menjadi pengalaman penting bagi timnya karena menghadapi salah satu tim papan atas Indonesia.

“Persibaya adalah tim yang sangat bagus dengan banyak fans. Bagi kami, suatu kehormatan besar bisa datang ke Surabaya dan bermain di stadion bagus melawan tim hebat. Pertandingan seperti ini membuat kami berkembang,” ujarnya.

Menurut pemain asal Portugal itu, menghadapi tim-tim kuat di ajang pramusim menjadi syarat penting bagi PSMS sebelum mengarungi musim 2026/2027.

“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus di stadion yang sangat bagus dengan banyak penggemar,” kata Angelo.

Baca juga: Port FC Kalahkan PSMS dengan Dua Gol Tak Terbalas

Koresponden: Indra Setiawan/Nawfal Ammar Imad Al-Din
Editor: Jaafar Muhammad Siddiq
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.