JAKARTA: Meta resmi menunjuk Kunal Shah sebagai pemimpin baru WhatsApp menggantikan Will Cathcart yang mengundurkan diri setelah memimpin aplikasi pesan instan tersebut selama hampir tujuh tahun.
Penunjukan tersebut menarik perhatian karena Shah bukan berasal dari jajaran internal WhatsApp, melainkan merupakan seorang pengusaha teknologi yang sukses membangun sejumlah startup di India.
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai Kunal Shah adalah orang yang tepat untuk memimpin WhatsApp dalam fase pertumbuhan selanjutnya. Pengalaman panjangnya membangun perusahaan teknologi dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan aplikasi perpesanan yang kini digunakan lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia.
Kertas dinding Kunal Shah
Kunal Shah lahir di Ahmedabad dan dibesarkan di Mumbai, India. Tidak seperti banyak pemimpin perusahaan teknologi yang memiliki latar belakang teknik atau ilmu komputer, Shah belajar filsafat di Wilson College di Mumbai.
Ia melanjutkan pendidikannya dengan gelar Master of Business Administration (MBA), namun memilih keluar sebelum lulus untuk fokus membangun bisnis. Keputusan ini menjadi titik awal karirnya di dunia startup.
FreeCharge didirikan
Nama Kunal Shah mulai dikenal luas pada tahun 2010 ketika ia mendirikan FreeCharge, sebuah platform pembayaran digital yang memungkinkan penggunanya mengisi saldo dan melakukan berbagai transaksi secara praktis.
Di tengah pesatnya pertumbuhan penggunaan ponsel pintar di India, FreeCharge telah berkembang menjadi salah satu layanan digital populer di negara tersebut. Keberhasilan ini membuat perusahaan e-commerce Snapdeal mengakuisisi FreeCharge pada tahun 2015 dengan nilai sekitar US$400 juta.
Akuisisi tersebut merupakan salah satu transaksi startup terbesar di India pada saat itu dan mengukuhkan reputasi Shah sebagai pengusaha teknologi.
Membangun KRED
Setelah keluar dari FreeCharge, Shah aktif berinvestasi dan membimbing beberapa startup. Namun pada tahun 2018 ia mendirikan perusahaan baru bernama CRED.
Awalnya, CRED berfungsi sebagai platform untuk memberi penghargaan kepada pengguna yang disiplin membayar tagihan kartu kredit. Seiring berjalannya waktu, layanan ini berkembang menjadi perusahaan teknologi finansial yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari pinjaman, investasi, hingga asuransi.
Di bawah kepemimpinan Shah, CRED telah berkembang menjadi salah satu perusahaan fintech terbesar di India dengan jutaan pengguna aktif.
Jadilah admin baru WhatsApp
Meta menilai rekam jejak Shah dalam membangun dan mengembangkan perusahaan teknologi menjadi alasan utama penunjukannya sebagai pimpinan baru WhatsApp.
Zuckerberg mengatakan Shah berhasil mengubah CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi terpenting di India. Menurutnya, Shah memiliki mentalitas pembangun dan perspektif global yang diperlukan untuk memimpin aplikasi perpesanan terbesar di dunia.
“Kunal telah membangun CRED menjadi salah satu perusahaan teknologi terpenting di India,” tulis Zuckerberg di akun Facebook resminya. “Dia memiliki mentalitas pembangun dan perspektif global yang akan sangat berguna dalam memimpin aplikasi perpesanan terbesar di dunia.”
Bersamaan dengan penunjukan Shah sebagai kepala baru WhatsApp, Meta juga mengumumkan investasi baru di CRED. Induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp telah menggelontorkan dana sebesar US$900 juta atau sekitar Rp. $16,1 triliun di perusahaan fintech yang didirikan oleh Shah.
Investasi ini merupakan sinyal kuat kepercayaan Meta terhadap visi bisnis dan kepemimpinan Shah. CRED sendiri saat ini merupakan salah satu perusahaan fintech terkemuka di India.
Dengan pengalaman membangun perusahaan dari awal hingga bisnis bernilai miliaran dolar, Shah kini menghadapi tantangan baru untuk mempertahankan dominasi WhatsApp sambil mengembangkan beberapa layanan dan fitur baru di bawah payung Meta.
(Lembah Siwa Asiravul)
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)Meta


