Maroko mengatasi perlawanan sengit dari Haiti untuk lolos ke babak 32 besar

Maroko mengatasi perlawanan sengit dari Haiti untuk lolos ke babak 32 besar

Jakarta (Servisenta) – Maroko berhasil mengatasi perlawanan sengit Haiti untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 4-2 pada laga final Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis pagi di wilayah barat Indonesia.

Haiti unggul dua kali berkat gol bunuh diri kiper Yassine Bounou dan gol menakjubkan Wilson Isidore, namun Achraf Hakimi dan Ismail Sibari membantu Maroko menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Maroko unggul terlebih dahulu melalui Sofiane Rahimi sebelum Jassim Yacine menang 4-2 dan melajukan Brasil ke babak 32 besar, demikian catatan laman FIFA.

Maroko menempati posisi kedua Grup C dengan tujuh poin, sama dengan Brasil, namun juara dunia lima kali itu memiliki keunggulan selisih gol secara keseluruhan enam berbanding surplus tiga, setelah mengalahkan Skotlandia 3-0 pada pertandingan lain yang digelar di waktu yang sama.

Haiti harus puas menyelesaikan kembalinya mereka ke Piala Dunia setelah lebih dari setengah abad dengan hanya memainkan tiga pertandingan penyisihan grup. Mereka finis terakhir di Grup C tanpa meraih satu poin pun.

Sedangkan Skotlandia yang berada di peringkat ketiga harus menunggu hasil grup lainnya dengan harapan bisa masuk delapan tim terbaik yang menempati peringkat ketiga dengan tiga poin dan selisih lima gol.

Paruh pertama pertandingan menjadi saksi pertarungan seru kedua tim, dan tak disangka Haiti mampu merebut keunggulan saat laga baru berjalan kurang dari 10 menit.

Baca Juga: Susunan Pemain Maroko Lawan Haiti: Atlas Lions Incar Banyak Gol

Diawali pergerakan Jean-Kevin Duvergne yang merayap dari sayap kanan, ia mengirimkan umpan yang berhasil diblok tumit Lenny Joseph. Bola masuk ke gawang, namun Bono lebih dulu menghalaunya sehingga kiper asal Maroko itu menghitungnya sebagai gol bunuh diri.

Gol tersebut memberikan rasa percaya diri bagi Haiti, namun Maroko tak tinggal diam dan berusaha bangkit meski harus menunggu hingga menit ke-39 untuk menyamakan kedudukan, memanfaatkan kelengahan kiper Johnny Placid dalam mengantisipasi umpan silang dan tendangan hati-hati Hakimi yang menyarangkan bola ke mulut gawang.

Empat menit berselang, Haiti langsung membalas lewat gerakan menawan Isidore yang menerima bola dari luar kotak penalti dan melepaskan sepakan keras ke pojok kiri atas gawang, tak terjangkau Bono, membuat timnya unggul 2-1 atas Maroko.

Sayangnya keunggulan Haiti kali ini hanya bertahan sebentar, pasalnya satu menit memasuki masa tambahan waktu, Maroko langsung menyamakan kedudukan melalui Saibari setelah menerima umpan silang Hakimi. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang 2-2.

Memasuki babak kedua, tim Maroko tampil lebih percaya diri dan akhirnya mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-78 lewat Rahimi yang hanya bermain delapan menit menggantikan Sibari. Rahimi memberikan pukulan keras kepada El Shadi Riyad, membuat Placid tidak bisa bergerak.

Satu menit jelang waktu normal berakhir, penyerang pengganti Yacine memastikan kemenangan Maroko lewat tembakan mudah ke gawang kosong saat ia masih bebas tak terkendali menyambut umpan Rahimi.

VAR membutuhkan waktu lama untuk meninjau status proses gol sebelum wasit menyetujuinya dan waktu pun berlalu hingga peluit akhir dibunyikan dengan Maroko unggul 4-2.

Baca juga: Brasil Kalahkan Skotlandia 3-0, Selecao Pimpin Grup C

Wartawan: Arendra Modia
Editor: Jaafar Muhammad Siddiq
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.