Jakarta (Servisenta) – Timnas Curacao yang berjuluk Gelombang Biru tak bisa dianggap remeh saat menghadapi Pantai Gading setelah sukses menahan imbang Ekuador 0-0 pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026.
Tim pendatang baru Piala Dunia itu akan menghadapi Pantai Gading pada laga terakhir penyisihan grup di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6) di Indonesia bagian barat, laga yang akan menentukan nasib kedua tim. Mereka hanya butuh hasil positif untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Usai kalah dari Jerman 1-7, Curacao menunjukkan kemampuannya bangkit dari keterpurukan dengan bermain imbang melawan Ekuador berkat penampilan impresif kiper Eloy Rom yang melakukan 15 penyelamatan. Hasil ini membuat mereka masih memiliki harapan olahraga untuk lolos meski peluangnya sangat tinggi.
Pasukan Dick Advocaat telah berkembang dalam lini belakang yang lebih tangguh setelah kekalahan telak dari Jerman dan memiliki kemampuan melakukan serangan balik dengan cepat melalui pemain seperti Tahith Chong dan Juninho Bacuna.
Di atas kertas, Pantai Gading lebih diunggulkan. Tim Gajah memiliki kualitas individu dan kedalaman tim yang lebih baik dibandingkan Curacao. Namun, jika Curacao bisa meniru disiplin pertahanan seperti pada pertandingan sebelumnya melawan Ekuador, pertandingan bisa saja berakhir ketat.
Baca juga: Pertandingan Paraguay dan Australia: Australia Cukup Ikat untuk Lolos
Pantai Gading berada dalam posisi lebih positif usai mengalahkan Ekuador dan kalah tipis dari Jerman. Tim asuhan Emers Wei yang meraih tiga poin itu hanya membutuhkan minimal hasil imbang untuk menjamin lolos ke babak sistem gugur dengan Jerman sebagai pemimpin grup.
Namun jika Curacao berhasil memberikan kejutan dengan meraih tiga poin di laga ini, sementara Ekuador meraih kemenangan meyakinkan atas Jerman di laga lainnya, maka Pantai Gading bisa saja kehilangan tiket otomatis lolos ke babak sistem gugur.
Pantai Gading masih harus bekerja keras agar bisa mulus lolos ke babak 32 besar, dengan mengalahkan Curacao.
Jika Curacao berhasil mencetak gol lebih dulu, laga bisa menjadi lebih rumit karena Pantai Gading akan mendapat tekanan untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Wakil Afrika itu sudah memiliki aset penting berupa serangan kolektif, fisik, dan kecepatan mengubah permainan yang bisa mengubah jalannya pertandingan melawan Curacao. Namun, jika Curacao mencetak gol lebih dulu, pertandingan bisa menjadi lebih rumit karena Pantai Gading berada dalam tekanan.
Laga Curacao melawan Pantai Gading menjanjikan pertarungan antara strategi bertahan dan serangan balik melawan kecepatan transisi dan penguasaan bola.
Baca juga: Pantai Gading Vs Curacao: Gajah Vs Semut
Susunan pemain yang diharapkan:
Curacao: Eloy Rom (kiper), Joshua Prenet, Jurian Jarri, Armando Obispo, Cheryl Floranos, Deveron Fonville, Tahith Chong, Lievano Comenencia, Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, Jurgen Locadia.
Pantai Gading: Yahya Fofana (kiper), Joila Dou, Odilon Kosounou, Emmanuel Agbadou, Ghislain Konan, Ibrahim Sancar, Franck Kessie, Christ Inao Olay, Amad Diallo, Ange-Yoann Bony, Yann Diomande.
Wartawan: Aloysius Leokida
Editor: Jaafar Muhammad Siddiq
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


