Pelatih: Haiti meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak

Pelatih: Haiti meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak

JAKARTA (Servisenta) – Pelatih Haiti Sebastien Migne menegaskan timnya meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan rasa bangga meski gagal lolos ke babak sistem gugur setelah kalah 4-2 dari Maroko pada laga final Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis dini hari di kawasan barat Indonesia.

Kekalahan ini membuat Haiti mengakhiri performanya tanpa poin dan finis di posisi terbawah grup. Namun tim Grenadian mampu memberikan perlawanan sengit dengan dua kali unggul dalam laga tersebut sebelum akhirnya takluk dari permainan efektif Maroko di babak kedua.

“Kami hampir membuat sejarah di Piala Dunia ini,” kata Migne, dikutip FIFA. “Meskipun kami tidak menang, kami ingin keluar dengan kepala tegak. Dan itulah yang kami lakukan.”

Baca Juga: Brasil Bungkam Haiti 3-0, Dua Gol Cunha Bawa Selecao Puncaki Klasemen

Haiti membuka skor hanya sembilan menit setelah pertandingan dimulai, melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh kiper Maroko Yacine Bounou. Achraf Hakimi menyamakan kedudukan pada menit ke-39, sebelum Wilson Isidore kembali membawa Haiti unggul melalui golnya empat menit kemudian.

Maroko mampu menyamakan skor 2-2 menjelang akhir babak pertama melalui Ismail Al-Sibari.

Di babak kedua, tim Afrika membalikkan keadaan berkat gol Sofiane Rahimi pada menit ke-78 dan Jassim Yassin menit ke-89 untuk meraih kemenangan 4-2.

Hasil tersebut mengantarkan Maroko lolos ke babak 32 besar runner up Grup ketiga memiliki tujuh poin. Sementara itu, Haiti harus mengakhiri kampanye penyisihan grup mereka pada penampilan Piala Dunia pertama mereka sejak 1974.

Baca Juga: Maroko Atasi Perlawanan Sengit Haiti untuk Lolos ke 32 Besar

Meski gagal meraih poin, keikutsertaan Haiti di Piala Dunia 2026 merupakan pencapaian signifikan bagi sepak bola negara Karibia tersebut. Mereka kembali muncul di panggung terbesar sepakbola dunia setelah menunggu lebih dari setengah abad.

Pencapaian tersebut tak lepas dari peran Migne yang ditunjuk sebagai pelatih pada Maret 2024. Pelatih asal Prancis itu membawa Haiti lolos kualifikasi wilayah CONCACAF dengan finis pertama grup di babak ketiga, mengungguli Kosta Rika, Honduras, dan Nikaragua.

Minni sebelumnya memiliki pengalaman menangani sejumlah tim nasional, termasuk Kenya, yang dipimpinnya hingga lolos ke Piala Afrika 2019 untuk pertama kalinya dalam 15 tahun.

Bersama Haiti, ia berhasil membawa tim Grenadier kembali ke putaran final Piala Dunia dan meraih salah satu prestasi terbesar dalam sejarah sepak bola negaranya.

Baca Juga: Soal Timnas Haiti Kembali ke Turnamen Besar Setelah 52 Tahun

Wartawan: Arendra Modia
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.