Australia vs. Mesir: Pragmatisme mampu menyelamatkan muka Asia

Australia vs. Mesir: Pragmatisme mampu menyelamatkan muka Asia

Namun salah besar jika Mohamed Salah meremehkan Australia

Jakarta (Servisenta) – Setelah Jepang terhenti saat menghadapi Brasil, harapan Asia kini tertuju pada Australia yang akan menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Brasil. Stadion DallasArlington, Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu (3/7) pukul 01.00 WIB.

Dari sembilan negara yang mewakili Asia, hanya Jepang dan Australia yang lolos ke babak sistem gugur, bahkan ketika Piala Dunia diperluas menjadi 48 tim.

Australia kini menjadi jangkar Asia untuk mencapai babak 16 besar, tahapan yang sudah dua kali dicapai timnas Australia, yakni pada 2006 dan 2022.

Australia adalah salah satu dari empat tim Asia yang bermain dalam tur tersebut dan kini menyamai 32 tim teratas. Tiga tim lainnya adalah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

Sejak bergabung dengan Asia (AFC) dari Oceania (OFC) pada tahun 2006, Australia tidak pernah melewatkan lima Piala Dunia terakhir.

Australia juga telah menjadi bagian dari ASEAN (AFF) sejak tahun 2013, sehingga Asia Tenggara sudah bisa dikatakan mewakili mereka di Piala Dunia, bahkan sejak Piala Dunia 2014.

Jika tim Australia sudah berpengalaman bermain di babak sistem gugur, lain halnya dengan Mesir yang baru pertama kali mencapai babak tersebut setelah gagal pada tahun 1990, 2018, dan 2022.

Tahap itu telah dicapai oleh Firaun pada tahun 1934, ketika Piala Dunia dimulai langsung dari babak 16 besar yang diikuti 16 negara, termasuk Mesir yang merdeka dari Inggris pada 28 Februari 1922.

Asia berharap pengalaman panjang yang dinikmati tim Australia bisa membantu mereka mengatasi Mesir yang dianggap difavoritkan memenangkan pertandingan di Dallas.

sebelum PermulaanPeringkat Australia dalam daftar klasifikasi FIFA berada di peringkat 28, tertinggal dari Amerika Serikat (15) dan Turki (27) yang berada di Grup Empat. Paraguay, peringkat 34, juga masuk dalam grup ini.

Sedangkan Mesir di peringkat 26 berada di Grup Tujuh bersama Belgia (9), Iran (22), dan Selandia Baru (86).

Sebelum babak penyisihan grup dimulai, Mesir memiliki peluang terbesar untuk mengalahkan Selandia Baru. Sementara itu, Australia dapat memperoleh pasokan dari Paraguay, yang peringkatnya jauh lebih tinggi dibandingkan Selandia Baru.

Yang terjadi selanjutnya adalah kemenangan Mesir atas Selandia Baru, sedangkan Australia imbang dengan Paraguay.

Semangat kekalahan Türkiye

Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.