David Alaba mengakui timnas Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3

David Alaba mengakui timnas Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3

JAKARTA (Servisenta) – Kapten Austria David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat saat timnya kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Jumat, di Indonesia bagian barat.

Dua gol yang dicetak Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro meloloskan tim asuhan La Furia Roja ke babak 16 besar, sedangkan Austria terpaksa mengakhiri perjalanannya di turnamen tersebut.

“Mereka sangat kuat, terutama saat menguasai bola. Mereka banyak mengontrolnya dan setelah 90 menit, sangat sulit jika Anda terus mengejar bola. Mereka punya banyak pemain berkualitas tinggi dan mereka sangat berbahaya,” kata Alaba di situs FIFA.

Alaba memperkirakan Austria sudah mampu mengimbangi Spanyol di awal pertandingan.

Baca juga: Susunan pemain Spanyol melawan Austria: Trio starter Yamal, Olmo dan Oyarzabal

Namun keadaan berubah setelah La Furia Roja melakukan penyesuaian taktis yang semakin mempersulit pengembangan gaya bermain timnya.

“Dalam 20 hingga 25 menit pertama kami bermain bagus,” kata Alaba. “Namun, setelah istirahat minum sejenak, saya pikir mereka sedikit mengubah gaya permainan mereka dan sejak saat itu permainan menjadi lebih sulit bagi kami.”

Sepanjang laga, Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola yang membuat Austria lebih banyak bertahan. Tim asuhan Luis de la Fuente juga mampu memaksimalkan peluangnya melalui dua gol Oyarzabal dan sundulan Pedro Porro.

Hasil tersebut menjamin Spanyol lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, dan akan menghadapi pemenang laga Portugal melawan Kroasia.

Baca Juga: Oyarzabal Cetak Dua Gol, Spanyol Lolos ke 16 Besar Usai Hancurkan Austria 3-0

Baca Juga: De La Fuente Puji Oyarzabal Usai Menjadi Bintang Kemenangan atas Austria

Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.