JAKARTA (Servisenta) – Brasil berpeluang mengakhiri rekor buruk tak pernah menang melawan Norwegia saat kedua tim bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7) Indonesia Bagian Barat.
Seleção belum pernah mengalahkan Norwegia dalam empat pertandingan sebelumnya, kalah dua kali dan dua kali seri. Kekalahan paling berkesan terjadi di babak penyisihan grup Piala Dunia 1998 saat juara dunia lima kali itu kalah dari Singa Utara dengan skor 1-2.
Selang 28 tahun, kedua tim kembali bertemu di pentas sepak bola terbesar di dunia dalam laga penentu untuk memperebutkan satu tiket lolos ke babak perempat final.
Brasil datang dengan percaya diri setelah menyingkirkan Jepang 2-1 di babak 32 besar, menunjukkan performa yang semakin tangguh dan hanya kebobolan dua gol sejak babak penyisihan grup.
Baca juga: Brasil melaju ke babak 16 besar usai menang mendebarkan 2-1 atas Jepang
Tim asuhan Carlo Ancelotti ini mempunyai kemampuan menyerang dengan lini serang yang memadukan kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan fleksibilitas posisi. Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, menjadi ancaman utama. Ia kerap melakukan penetrasi bola dari sayap kiri, unggul dalam duel satu lawan satu, dan sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak Brasil di turnamen tersebut.
Selain itu, Mateusz Cunha bukan satu-satunya Penyelesaian Namun ia rajin memungut bola, membuka ruang bagi Vinicius dan pemain sayap lainnya, sehingga serangan Brasil semakin lancar. Penampilan Ryan, saat Rabinha cedera, memberikan energi besar di sisi kanan tekanan Dan lari vertikal.
Kabar baik bagi Brasil, Ancelotti memastikan kondisi Neymar sudah pulih dan siap bermain. Rafinha pun kembali berlatih.
Lini tengah Brasil menjadi tumpuan utama permainan dalam membangun keseimbangan, bukan permainan individu.
Baca Juga: Carlo Ancelotti Puji Mental Pemainnya Usai Kembali dan Menang Atas Jepang
Bruno Guimaraes adalah kekuatan pendorong permainan ini. Ia menjadi penghubung antara bertahan dan menyerang, mampu mengatur tempo, mengirimkan umpan vertikal, dan menciptakan peluang. Sejauh ini, ia sudah mengoleksi empat assist, terbanyak untuk Brasil, sehingga menjadi kreator utama tim.
Sementara itu, Casemiro tetap menjadi jantung lini tengah. Meski sudah berusia 34 tahun, ia tetap piawai membaca permainan, memotong serangan lawan, dan memenangi duel udara. Ia juga tetap berbahaya dalam situasi bola mati. Namun, cederanya Lucas Paqueta mengurangi kreativitas di lini tengah. Tanpa Paqueta, beban membangun serangan lebih berat berada di pundak Guimares.
Lini belakang Brasil yang dipimpin Marquinhos pun tampil tangguh sepanjang turnamen. Namun Marquinhos dan kawan-kawan, termasuk kiper Alisson Becker, tak merasakan ujian yang dihadapi salah satu striker terbaik Norwegia di dunia, Erling Haaland.
Norwegia datang setelah mengukir sejarah dengan lolos ke babak sistem gugur dan mengalahkan Pantai Gading 2-1 di babak 32 besar. Ancaman terbesarnya tetap duo Haaland dan Martin Odegaard.
Baca Juga: Stale Solbakken Minta Norwegia Tak Takut dengan Nama Besar Brasil
Ketajaman Haaland diuji dengan mencetak lima gol sepanjang turnamen penyerang Imad Manchester City menempati posisi ketiga dalam perebutan Sepatu Emas.
Stale Solbakken mempunyai kemampuan bergerak dan menyelesaikan dengan cepat yang bisa mengejutkan para penantang gelar.
Di atas kertas, Brasil sedikit unggul karena kedalaman skuad dan pengalaman di pertandingan besar, namun rekor head-to-head mereka menunjukkan bahwa Norwegia bukanlah lawan yang nyaman bagi Seleção.
Susunan pemain yang diharapkan:
Brazil: Alisson Becker (kiper); Van Anderson, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Guilherme Arana; Casemiro, Bruno Guimarão, Gerson; Rafinha, Vinicius Junior, Matthews Cunha.
Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland (kiper); Julian Ryerson, Leo Østegaard, Christopher Ager, Berger Mehling; Sander Berge, Patrick Berge, Martin Odegaard; Antonio Nosa, Erling Haaland, Alexander Sorloth
Baca juga: Norwegia Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
Baca juga: Haaland ingin Norwegia menikmati setiap momen usai lolos ke babak 16 besar
Wartawan: Aloysius Leokida
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

