JAKARTA: Honor menjadi vendor smartphone terbaru yang disebut-sebut akan mengadopsi pendekatan desain antarmuka mirip Liquid Glass, bahasa desain yang diperkenalkan Apple dengan iOS 26 dan terus dikembangkan di iOS 27.
kutipan Arena TeleponTuduhan tersebut muncul setelah Honor merilis teaser resmi MagicOS 11, antarmuka terbaru berbasis Android 17 yang akan hadir di perangkat Honor generasi berikutnya.
Dalam sejumlah video promosi yang dibagikan di platform media sosial Tiongkok, Honor memamerkan beberapa elemen antarmuka baru dengan transparansi, pembiasan cahaya, dan efek animasi yang menyerupai tampilan kaca cair.
Banyak pengamat menganggap pendekatan optik ini memiliki kemiripan yang kuat dengan konsep kaca cair Apple. Kemunculan teaser tersebut menghidupkan kembali perdebatan lama tentang batas antara inspirasi desain dan imitasi antarmuka di industri ponsel pintar.
Pasalnya, sebelumnya banyak vendor Android yang dituding mengadopsi visual yang sebelumnya diperkenalkan Apple. Berdasarkan materi promosi yang beredar, MagicOS 11 menawarkan ikon dengan efek transparan, elemen antarmuka seperti kaca, serta animasi transisi yang memberikan kesan mulus saat berpindah dari satu fungsi ke fungsi lainnya.
Salah satu contoh yang banyak dibahas adalah tampilan panggilan masuk yang memperlihatkan elemen antarmuka yang bergerak secara dinamis antara tombol terima dan tolak panggilan. Efek visual ini sangat mirip dengan filosofi desain Liquid Glass yang menekankan transparansi dan animasi berdasarkan pembiasan cahaya.
Honor juga kembali menghadirkan Magic Capsule, elemen antarmuka yang sering dibandingkan dengan Dynamic Island milik Apple. Kehadiran fitur ini memperkuat anggapan bahwa perusahaan banyak mengambil inspirasi dari gaya desain iPhone.
Sekadar informasi, Liquid Glass pertama kali diperkenalkan Apple sebagai bahasa desain terintegrasi untuk iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, dan Vision Pro. Desain ini berfokus pada efek kaca transparan, kedalaman visual, pantulan cahaya, dan animasi dinamis.
Sejak diperkenalkan, gelas cair telah mendapat reaksi beragam. Beberapa pengguna memuji tampilannya yang modern dan futuristik, sementara yang lain merasa bahwa tingkat transparansi dapat mengganggu keterbacaan antarmuka.
Apple bahkan telah melakukan beberapa modifikasi melalui pembaruan software untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan. Meski kontroversial, sejumlah analis memperkirakan desain ini akan menjadi tren baru di industri smartphone.
Harapan tersebut nampaknya mulai muncul dengan munculnya berbagai antarmuka Android yang mengadopsi elemen visual serupa. Honor bukan satu-satunya perusahaan yang dikatakan mengikuti jejak Apple.
Sebelumnya, sejumlah pemberitaan juga menyoroti kemiripan desain antarmuka dengan beberapa vendor Android lain, termasuk Vivo dan Oppo. Item seperti Pusat Kontrol, efek transparansi, dan notifikasi gaya Pulau Dinamis sudah mulai muncul di pembaruan OS Android terbaru.
Namun, praktik mengadopsi ide satu sama lain bukanlah hal baru dalam industri teknologi. Selama bertahun-tahun, perusahaan ponsel pintar sering kali mengambil inspirasi dari inovasi pesaing sebelum mengadaptasinya agar sesuai dengan kebutuhan ekosistem mereka sendiri.
Oleh karena itu, perdebatan mengenai apakah fitur merupakan hasil inovasi atau sekadar imitasi kemungkinan akan terus berlanjut seiring dengan berkembangnya desain antarmuka seluler. Honor belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran MagicOS 11.
Namun berdasarkan pola distribusi sebelumnya, OS baru tersebut diperkirakan akan tersedia pada akhir musim panas atau paruh kedua tahun ini setelah Android 17 matang di berbagai perangkat.
Peluncuran MagicOS 11 juga merupakan bagian dari persaingan yang semakin ketat di sektor software smartphone, dimana vendor berlomba-lomba memberikan tidak hanya fitur AI baru tetapi juga pengalaman visual yang lebih menarik dan modern bagi pengguna.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)honor

