Jakarta (Antara) – Asosiasi Liga Eropa (Liga Eropa) Rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta secara resmi ditolak.
Melalui Presiden Claudius Scaver, organisasi yang mewakili liga-liga profesional Eropa ini meyakini langkah FIFA mengancam fondasi sepak bola dan berpotensi memberikan kendali jangka panjang kepada pihak swasta atas kompetisi paling bergengsi di dunia tersebut.
“Para pemimpin sepak bola yang bertanggung jawab harus bersatu menentang usulan ini, tidak hanya demi sepak bola saat ini, tetapi juga demi generasi pemain dan penggemar di masa depan, agar olahraga ini tetap sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia,” kata Shader dalam pernyataan organisasi tersebut di situs resminya, Kamis.
Dalam pernyataannya, liga-liga Eropa FIFA menggambarkan pengumuman FIFA untuk mencari investor swasta untuk mendirikan anak perusahaan baru yang mengelola hak komersial dan menyelenggarakan turnamen sebagai langkah sembrono yang mengarah pada perpecahan dalam sepak bola.
Organisasi tersebut menegaskan, Piala Dunia bukanlah aset pribadi Presiden FIFA yang bisa diperjualbelikan. Menurut mereka, nilai kompetisi setiap harinya dibangun oleh liga, klub, pemain, dan fans. Namun, tidak semua partai diberi ruang untuk memilih atau menyetujui rencana tersebut.
Baca juga: UEFA Kritik Keras Usulan FIFA Terkait Investasi Swasta di Piala Dunia
liga-liga Eropa Diapresiasi pula bahwa kesuksesan sepak bola selama ini dibangun melalui sistem piramida terbuka yang menjaga keseimbangan kompetisi domestik dan internasional. Oleh karena itu, peluang bisnis harus memperkuat sistem, bukan mengubah atau mengancamnya.
Selain itu, organisasi tersebut mengkritik proses penyusunan proposal FIFA yang dinilai tidak transparan dan dilaksanakan secara sepihak.
Mereka menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari pola pengambilan keputusan di FIFA yang menjadi sorotan, termasuk terkait penetapan kalender pertandingan internasional.
liga-liga Eropa Ia menyatakan telah mengajukan pengaduan ke Komisi Eropa dengan tuduhan FIFA menyalahgunakan posisi dominannya dengan menetapkan jadwal pertandingan internasional yang dianggap melanggar hukum persaingan Uni Eropa.
Menurut mereka, setiap usulan terkait kalender atau kompetisi harus disusun melalui proses yang transparan dan akuntabel yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sebagaimana ditegaskan Pengadilan UEFA dalam keputusan isu Liga Super Eropa 2023.
Baca juga: Trump Ingin Presiden FIFA Infantino Jadi Sekretaris Jenderal PBB Berikutnya
liga-liga Eropa Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan UEFA untuk melindungi kepentingan sepak bola dalam jangka panjang.
Organisasi tersebut juga berharap federasi sepak bola nasional dan federasi di berbagai negara mencermati usulan Presiden FIFA tersebut secara kritis.
Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, perayapan, atau pengindeksan AI otomatis pada situs web ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


