Jakarta (Servisenta) – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) resmi menghadirkan logo baru untuk timnas Prancis.
Logo baru tersebut diluncurkan beberapa hari setelah Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pelatih timnas Prancis, menggantikan Didier Deschamps.
Menurut pernyataan FFF, logo baru tersebut tetap mempertahankan simbol ikonik ayam jago tersayang (Le Coq Golois) sebagai elemen utama, namun dengan desain yang lebih modern dan dinamis.
Federasi Sepak Bola Prancis menyebut pembaruan tersebut bertujuan untuk meningkatkan identitas visual timnas di berbagai platform, mulai dari media digital hingga perlengkapan pertandingan.
Di bagian atas logo terdapat dua bintang emas yang melambangkan dua gelar Piala Dunia Prancis pada tahun 1998 dan 2018.
Baca Juga: Zinedine Zidane Resmi Diumumkan Sebagai Pelatih Baru Timnas Prancis
Sementara itu, bagian bawah logo kini menampilkan tulisan ‘FFF’ di samping tulisan melengkung ‘France’, sehingga memberikan tampilan lebih muda dibandingkan desain sebelumnya.
Menurut FFF, identitas visual baru ini dirancang untuk digunakan secara seragam oleh semua tim nasional, termasuk tim putra dan putri serta kelompok umur. Langkah ini juga bertujuan untuk menyelaraskan tampilan digital federasi dengan logo yang dikenakan pemain pada seragam pertandingannya.
Logo baru tersebut menggantikan desain yang telah digunakan sejak tahun 2018. Federasi Sepak Bola Prancis menyatakan bahwa simbol baru tersebut akan segera diterapkan di seluruh media resmi federasi, perlengkapan tim, dan lini pakaian resmi menjelang berbagai jadwal internasional Prancis.
Logo tersebut diharapkan menghiasi seragam timnas wanita Prancis untuk pertama kalinya di Piala Dunia Wanita 2027. Peluncuran identitas visual baru tersebut sekaligus menandai dimulainya era baru sepak bola Prancis di bawah kepemimpinan Zidane.
Baca juga: Mbappe secara terbuka mengkritik senator Paraguay atas pidato rasisnya
Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, perayapan, atau pengindeksan AI otomatis pada situs web ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

