Jakarta (Servisenta) – Pemain timnas Maroko Achraf Hakimi meminta anak asuhnya mengalihkan fokus ke laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Hal itu diungkapkan Hakimi setelah Maroko lolos ke babak sistem gugur usai mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C di Stadion Atlanta, Kamis, di mana ia mencetak satu gol dan satu assist.
Hakimi berkata, dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Kamis: “Kami bangga dengan apa yang telah kami persembahkan, tapi sekarang kami perlu pulih dengan baik dan bersiap untuk pertandingan berikutnya.”
Maroko lolos ke babak sistem gugur setelah finis kedua di Grup C dengan tujuh poin, setara dengan peringkat pertama Brasil, yang memenangkan pertandingan terakhirnya atas Skotlandia 3-0.
Baca Juga: Maroko Atasi Perlawanan Sengit Haiti untuk Lolos ke 32 Besar
Di babak ini, Maroko akan menghadapi pemimpin Grup F yang saat ini berada di Belanda.
Kecuali Belanda, pesaing potensial Maroko adalah Jepang, yang bersama Belanda memiliki empat poin di peringkat pertama dan kedua.
Pada laga final, Belanda akan menghadapi Tunisia di Stadion Kansas City, sedangkan Jepang akan menghadapi Swedia di Stadion Dallas.
Hakimi mengatakan tentang sulitnya pertandingan melawan Haiti: “Itu adalah pertandingan yang sulit, pertandingan yang sulit. Kami tidak memulai dengan baik, tapi kami mengubah mentalitas kami dan bekerja keras untuk kembali ke pertandingan.”
Gol tunggal dan assist Hakimi ke gawang Haiti, yang merupakan kontribusi pertamanya di Piala Dunia 2026, membuat total golnya menjadi 12 gol dan 20 assist dalam 99 penampilan untuk Atlas Lions sejak debutnya pada Oktober 2016.
Pemenang Liga Champions dua kali bersama Paris Saint-Germain itu akan memainkan pertandingannya yang ke-100 jika tampil di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Swiss, Brasil, Meksiko, dan Maroko Tak Terkalahkan
Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


