Afrika Selatan vs Korea Selatan: Tugas Pejuang Taeguk Lebih Mudah

Afrika Selatan vs Korea Selatan: Tugas Pejuang Taeguk Lebih Mudah

JAKARTA (Servisenta) – Afrika Selatan dan Korea Selatan untuk pertama kalinya di Piala Dunia akan bertemu pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB.

Pada edisi tahun ini, Bafana Bafana kembali tampil di kancah dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah bersama edisi 2010, sedangkan Pejuang Taeguk mencapai final untuk ke-11 kalinya berturut-turut sejak 1986 atau ke-12 secara keseluruhan setelah melakukan debut pada tahun 1954.

Bagi Korea Selatan, tugasnya di laga kali ini lebih mudah, yakni meraih minimal satu poin atau hasil imbang untuk memastikan satu tiket lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up grup, setelah pemimpin grup memimpin salah satu tuan rumah yakni Meksiko yang mengoleksi enam poin.

Son Heung-min dan kawan-kawan mengawali laga Piala Dunia 2026 dengan baik setelah mengalahkan Ceko 2-1, namun di laga keduanya mereka kalah dari Meksiko 0-1. Kemenangan dan hasil imbang ini membuat mereka berada di peringkat kedua dengan tiga poin.

Sementara Afrika Selatan mendapat tantangan yang lebih berat karena berada di dasar klasemen dengan raihan satu poin karena harus menang sambil berharap hasil pertandingan lain berpihak pada mereka.

Jika Afrika Selatan keluar sebagai pemenang, sementara di Stadion Azteca di saat yang sama Ceko tidak mampu mengalahkan Meksiko, tim asuhan Hugo Bros akan finis kedua dengan empat poin, di atas Korea Selatan yang menempati posisi ketiga dalam grafik ini.

Baca Juga: Daniel Munoz: Kemenangan Ini Milik Seluruh Tim Kolombia

Di babak 32 besar, Meksiko sendiri dipastikan akan menghadapi salah satu tim unggulan ketiga teratas dari Grup C (melawan Skotlandia), Grup E (melawan Ekuador), Grup 6 (melawan Swedia), Grup H (melawan Tanjung Verde), dan Grup A (melawan Senegal).

Sedangkan runner-up Grup A akan menghadapi runner-up Grup B (sementara Swiss) di Los Angeles. Jika tim peringkat ketiga bisa lolos menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, maka akan menghadapi pemenang Grup E (Jerman) atau Grup G (sementara Mesir) di Stadion Boston atau Stadion Seattle.

Lima pertandingan terakhir antara kedua tim

Selain mempermudah tugas, Korea Selatan akan menambah positif pertandingan mendatang setelah lima pertandingan terakhirnya berakhir dengan tiga kemenangan, sedangkan sisa pertandingan berakhir dengan kekalahan.

Tiga kemenangan Korea Selatan diraih dalam dua laga persiapan jelang Piala Dunia 2026 melawan Trinidad dan Tobago (5-0) dan El Salvador (1-0), serta pada laga pertama turnamen yang digelar empat tahun sekali itu mengalahkan Ceko (2-1).

Sedangkan dua kali kekalahan melawan dua tim peringkat di atas Korea Selatan versi FIFA (24), yakni Austria (23) dan Meksiko (12), semuanya berakhir dengan skor 0-1.

Baca Juga: Pelatih Kroasia Tak Sangka Laga Melawan Panama Sesulit Ini

Sedangkan Afrika Selatan hanya menderita dua kekalahan, namun tiga laga lainnya hanya berakhir imbang. Mereka menderita dua kekalahan melawan Panama (1-2) dan Meksiko (0-2), sementara tiga kali seri terjadi saat melawan Nikaragua (0-0), Jamaika (1-1) dan Republik Ceko (1-1).

Tak hanya itu, laga ini pun mereka jalani dengan lebih sulit karena belum merasakan kemenangan apa pun di tahun 2026. Kemenangan terakhir Afrika Selatan adalah saat mengalahkan Zimbabwe 3-2 pada Desember 2025 di Grup B Piala Afrika.

Susunan pemain yang diharapkan

Afrika Selatan: Williams; Mudau, Okon, Mbokazi, Modiba; Mokoena, Mbatha, Adams; Maseko, Rainer, Apolos

Pelatih: Hugo Bruce.

Korea Selatan: Kim Seungyu; Kim Minjae, Lee Hanbiom, Lee Kihyuk; Seol Young-woo, Lee Taesuk, Hwang In-biom, Baek Seung-ho; Lee Kanjin, Lee Jaesung; Putra Heungmin

Pelatih: Myung Bo Hong.

Baca juga: Pickford Ingin Timnya Alihkan Fokus ke Panama Usai Konfrontasi dengan Ghana

Baca Juga: Rice Optimis dengan Kemampuan Inggris Lolos ke Babak Gugur

Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.