Jakarta (Servisenta) – Pelatih timnas Meksiko Javier Aguirre menyebut keberhasilan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi momen paling emosional bagi negaranya.
Ia mengatakan, keberhasilan ini memiliki arti tersendiri dibandingkan pencapaian sebelumnya bersama Meksiko.
“Empat puluh tahun lalu (1986), hal serupa terjadi ketika kami mengalahkan Irak 1-0,” kata Aguirre di laman FIFA, usai mengalahkan Ceko 3-0 di hadapan pendukungnya, di Estadio Azteca di Mexico City, Kamis.
Hasil tersebut membuat Al-Tree menyapu bersih tiga laga penyisihan grup dan mengakhiri babak penyisihan dengan memimpin grup dengan sembilan poin.
Pelatih berusia 67 tahun itu mengenang pengalamannya saat menjadi pemain Meksiko di Piala Dunia 1986.
Aguirre adalah bagian dari skuad Meksiko yang mengalahkan Irak 1-0 di Estadio Azteca, memastikan tempat di babak sistem gugur.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Swiss, Brasil, Meksiko, dan Maroko Tak Terkalahkan
Pria kelahiran 1 Desember 1958 ini menambahkan, “Bedanya saya sekarang lebih tua dan lebih sensitif.”
Ia juga menyatakan bahwa suasana Estadio Azteca yang dipenuhi suporter lokal membuat malam itu semakin spesial.
Dukungan penggemar menjadi faktor penting yang membantu pemain tampil percaya diri sepanjang babak penyisihan grup.
Pada laga melawan Ceko, Meksiko menang berkat gol Mateo Chavez pada menit ke-55, Julian Quiñones pada menit keenam, dan Alvaro Fidalgo pada menit ke-90+4.
Kemenangan ini membawa Meksiko membuat sejarah dengan memenangkan semua pertandingan penyisihan grup di Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baca juga: Maroko Mengubah Mentalitasnya untuk Melawan Haiti
Wartawan: Donnie Adetra
Editor: Jaafar Muhammad Siddiq
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


