Jakarta (Servisenta) – Arsene Wenger, mantan pelatih Arsenal yang juga Kepala Pengembangan Sepak Bola Dunia, mengungkapkan kekagumannya atas kemajuan pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir yang digelar di Stadion Atlanta Amerika Serikat, Selasa.
Itu pertandingan yang sangat bagus, kata Wenger.
Pria Prancis berusia 76 tahun itu menyaksikan pertandingan yang dimenangkan Argentina dengan skor 3-2.
Tak hanya Wenger, laga ini disaksikan langsung oleh banyak legenda sepak bola dunia di Atlanta, seperti Esteban Cambiasso dan Javier Zanetti.
Laga Argentina kontra Mesir bisa jadi menjadi salah satu laga paling berkesan dalam sejarah Piala Dunia karena Argentina meraih kemenangan setelah tertinggal 0-2.
Timnas Mesir memimpin melalui gol awal melalui Yasser Ibrahim (15), dan Mustafa “Zico” Abdel Raouf menambahkan (67).
Baca juga: Argentina Bertindak Hentikan Kejutan Mesir dan Menangkan Laga 3-2
Argentina berhasil membalikkan keadaan berkat gol Christian Romero (79), Lionel Messi (83), dan Enzo Fernandez (90+2).
Senada dengan pernyataan Wenger, Gabriel, salah satu suporter Argentina, menggambarkan pertandingan tim kesayangannya melawan Mesir sebagai pertandingan yang spesial.
“Permainan yang sempurna,” katanya.
Keberhasilan Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 memperbesar peluangnya mempertahankan gelar juara turnamen empat tahunan tersebut.
Argentina sebelumnya menjadi juara Piala Dunia 2022, melengkapi tahta yang diraihnya pada tahun 1978 dan 1986.
Di babak perempat final, Argentina akan menghadapi Swiss yang pada pertandingan sebelumnya memenangkan pertandingan atas Kolombia melalui adu penalti.
Laga Argentina kontra Swiss akan dihelat di Kansas City Stadium pada Sabtu (11/7) waktu setempat.
Pemenang pertandingan itu akan melawan Norwegia atau Inggris, yang akan bermain di hari yang sama, di babak semifinal.
Baca Juga: Enzo Fernandes Lega Bisa Kembali Cetak Gol di Piala Dunia
Baca Juga: Scaloni Kehabisan Kata Usai Argentina Bangkit Kemenangan Atas Mesir
Reporter: Michael Siahan
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


