AWS mempercepat talenta digital Indonesia melalui AI dan inisiatif cloud gratis

AWS mempercepat talenta digital Indonesia melalui AI dan inisiatif cloud gratis

JAKARTA: Transformasi digital Indonesia kini memasuki babak baru seiring dengan meningkatnya adopsi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri. Namun, mengubah momentum ini menjadi dampak yang berkelanjutan sangat bergantung pada faktor penting, yaitu ketersediaan talenta dengan keterampilan yang tepat.
Berdasarkan studi Membuka Potensi AI di Indonesia pada tahun 2025, sebanyak 57% pelaku usaha di tanah air mengidentifikasi kurangnya keterampilan digital sebagai hambatan utama dalam memperluas penggunaan AI. Faktanya, saat ini terdapat sekitar 18 juta perwakilan dunia usaha di Indonesia yang telah mengadopsi teknologi tersebut.
Untuk menjembatani kesenjangan tersebut dan mendukung tujuan pemerintah dalam mencetak 12 juta talenta digital pada tahun 2030, Amazon Web Services (AWS) resmi meluncurkan dua inisiatif strategis: IndonesiapandAI dan Mastering AI for Nation-Building (MAIN). Kedua program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap individu, apa pun latar belakangnya, mendapat tempat di masa depan digital Indonesia.

IndonesiapandAI adalah program pengembangan keterampilan nasional yang dirancang untuk mendemokratisasikan akses terhadap pembelajaran cloud dan kecerdasan buatan generatif (GenAI). Program ini menawarkan jalur belajar mandiri bahasa Indonesia gratis yang dapat diakses oleh semua warga negara berusia 18 tahun ke atas, terlepas dari tempat tinggal atau pengalaman teknis mereka sebelumnya. Peserta yang memenuhi syarat juga berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi AWS secara gratis.
Program ini juga menerapkan model pemberdayaan guru sebagai pengganda dampak. Melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Pegawai Nasional Indonesia (YPKBI) dan Sagasitas Indonesia, AWS melatih 22 guru dari lima sekolah percontohan di berbagai provinsi, mulai dari Sumatera Utara hingga Jawa Timur.
Menteri Komunikasi dan Teknologi Digital, Meutia Viada Hafeez, menekankan bahwa berinvestasi pada satu guru dapat berdampak besar pada ribuan siswa, dan hal ini sangat penting bagi kemajuan sosial secara keseluruhan.
Selain literasi dasar, AWS menawarkan program MAIN sebagai akselerator karir intensif selama lima bulan. Bekerjasama dengan Yayasan Alkademi, Ikatan Alumni ITB dan Kementerian Ketenagakerjaan melalui BBPVP Bandung, program ini menyasar lulusan SMK dan lulusan perguruan tinggi di Jawa Barat.
Peserta dilatih untuk menggunakan alat industri seperti Amazon Bedrock untuk membangun sistem cerdas yang siap diterapkan di dunia nyata. Sejak tahun 2017, AWS sendiri telah melatih lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia dalam keterampilan cloud, yang menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk membangun tenaga kerja yang siap menghadapi era AI.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)

(tag untuk terjemahan)aws