Belanda vs Maroko: Pertemuan awal antara calon juara baru

Belanda vs Maroko: Pertemuan awal antara calon juara baru

Pertemuan Belanda dan Maroko merupakan duel dua negara adidaya yang masing-masing punya kemampuan melaju jauh, bahkan membuka jalan bagi lahirnya juara dunia baru.

Jakarta (Servisenta) – Laga keempat babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey Meksiko pada Selasa (30/6) pukul 08.00 WIB merupakan pertemuan kedua antara Belanda dan Maroko di turnamen Piala Dunia.

Pertemuan pertama terjadi pada babak penyisihan grup Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, saat Belanda tampil sebagai pemenang.
Belanda tampil sebagai pemenang.

Kedua tim kembali berhadapan pada laga persahabatan tahun 2017 dan 2019, dan hasilnya imbang, masing-masing tim menang satu kali.

Dan kini mereka bertemu kembali dalam suasana dan format yang benar-benar berbeda dibandingkan lima hingga dekade lalu.

Maroko tak lagi seperti tim yang dikalahkan Belanda 32 tahun lalu. Atlas Lions menjadi salah satu kekuatan baru di dunia sepakbola. Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2022, saat mereka mengukir sejarah sebagai tim Afrika pertama dan tim Arab pertama yang mencapai babak semifinal.

Jarak Piala Dunia 2022 dan 2026 memang tidak terlalu jauh. Oleh karena itu, Maroko masih memiliki mayoritas pemain yang memimpin Atlas Lions mencatatkan sejarah empat tahun lalu. Sebaliknya, Belanda datang dengan wajah yang jauh berbeda. Banyaknya pemain berkualitas membuat Oranye mengalami perombakan besar-besaran di skuadnya.

Timnas Oranye dianggap sebagai salah satu favorit juara edisi kali ini, namun Maroko juga dianggap sebagai salah satu calon juara baru di luar delapan negara di Eropa dan Amerika Selatan yang pernah menjuarai Piala Dunia.

Belanda belum pernah menjuarai Piala Dunia, namun sudah tiga kali mencapai final.

Tim Oranye berjanji akan menyamai Italia, Jerman, Inggris, Prancis, dan Spanyol sebagai juara dunia dari Eropa.

Sebab, laga ini bukan sekedar adu taktik dan kualitas teknik di lapangan. Pertemuan Belanda dan Maroko merupakan duel dua negara adidaya yang masing-masing punya kemampuan melaju jauh, bahkan membuka jalan bagi lahirnya juara dunia baru.

Baik Belanda dan Maroko memulai turnamen edisi 48 tim yang diadakan di tiga negara Amerika Utara dengan cara yang mengesankan, meskipun posisi akhir grup mereka berbeda.

Tim Oranye mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan juara Asia Jepang, kemudian tampil apik di dua laga berikutnya dengan mencetak delapan gol, setelah mengalahkan Swedia 5-1 dan menghentikan Tunisia 3-1.

Singa Atlas pun tak kalah mengesankan. Mereka terpaksa bermain imbang dengan juara dunia lima kali, Brasil, di awal Piala Dunia edisi kali ini. Usai mengalahkan Skotlandia 1-0 di laga kedua, Atlas Lions berhasil mengalahkan Haiti 4-1. Kemenangan ini sekaligus menjadi prestasi baru bagi Maroko karena untuk pertama kalinya mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Baca juga: Saksikan Laga Belanda dan Maroko: Konfrontasi Besar di Babak 32 Besar

Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.