Daftar penjaga gawang terbaik yang pernah memenangkan Sarung Tangan Emas di Piala Dunia

Daftar penjaga gawang terbaik yang pernah memenangkan Sarung Tangan Emas di Piala Dunia

Jakarta (Miraj) – Penjaga gawang timnas Spanyol Unai Simon menerima Penghargaan Sarung Tangan Emas (Miraj)Sarung tangan emas) Piala Dunia 2026 setelah penampilan luar biasa di bawah mistar gawang La furia roja Sepanjang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Penghargaan ini melengkapi keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final yang digelar di Stadion MetLife New Jersey, Senin, di Indonesia bagian barat. Satu-satunya gol Ferran Torres di perpanjangan waktu memastikan Spanyol meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah, setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010.

Dibalik kesuksesannya tersebut, Unai Simon menjadi salah satu sosok yang berpengaruh. Kiper berusia 29 tahun itu mencetak tujuh gol Seprai bersih Dari delapan pertandingan yang dijalani Spanyol sepanjang turnamen.

Satu-satunya gol Simon terjadi di perempat final saat Spanyol menghadapi Belgia. Saat itu, Charles De Kittilari mencetak gol melalui sundulannya yang menjadi satu-satunya gol yang masuk ke gawang La Roja Sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca juga: Penjelasan Statistik Kekalahan Spanyol dari Argentina di Final Piala Dunia

Di final melawan Argentina, Simon bahkan tak perlu melakukan penyelamatan karena lawannya gagal melepaskan tembakan ke gawang. Catatan tersebut sekaligus mempertegas kekokohan pertahanan Spanyol yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Berdasarkan statistik FIFA, Simon mencatatkan 14 penyelamatan selama Piala Dunia 2026. Selain piawai menghentikan peluang lawan, kiper Athletic Bilbao ini juga aktif membantu membangun serangan dari lini belakang.

Sepanjang turnamen, Simon tercatat melakukan 108 gerakan di dalam kotak penalti dan 84 gerakan di luar kotak penalti, baik dalam bentuk mendistribusikan bola maupun mengantisipasi serangan lawan.

Keberhasilan meraih Sarung Tangan Emas pun menjadikan Simon sebagai kiper Spanyol kedua yang meraih penghargaan tersebut setelah Iker Casillas pada putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Selain itu, Simon kini menempati posisi ketiga dalam daftar penjaga gawang pemecah rekor sepanjang masa Seprai bersih Jumlah terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Dari 12 penampilannya di ajang tersebut, ia mencatatkan sembilan pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun.

Baca juga: Belanda Terima Penghargaan Fair Play Piala Dunia 2026

Rekor tersebut hanya disusul oleh dua legenda internasional, Fabien Barthez dari Prancis dan Peter Shilton dari Inggris yang mengoleksi 10. Seprai bersih Dalam 17 pertandingan Piala Dunia.

Golden Gloves Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada penjaga gawang terbaik di setiap edisi Piala Dunia. Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola (FIFA) mulai mempersembahkan penghargaan ini di Piala Dunia 1994 dengan nama Yashin Award, sebagai semacam penghormatan kepada legenda Uni Soviet Lev Yashin yang tetap menjadi satu-satunya penjaga gawang yang memenangkan Bola Emas.

Sejak Piala Dunia 2010, penghargaan tersebut berganti nama menjadi Sarung tangan emas Atau Sarung Tangan Emas. Penilaiannya didasarkan pada performa kiper sepanjang turnamen, bukan hanya di babak gugur atau final.

Sejumlah nama besar masuk dalam daftar peraih penghargaan, mulai dari Oliver Kahn, Gianluigi Buffon, Iker Casillas, Manuel Neuer, hingga Emiliano Martinez.

Berikut daftar lengkap kiper terbaik peraih Golden Glove Award Piala Dunia, dirangkum dari berbagai sumber terkait:

1994 – Michel Prudhomme (Belgia)
1998 – Fabien Barthez (Prancis)
2002 – Oliver Kahn (Jerman)
2006 – Gianluigi Buffon (Italia)
2010 – Iker Casillas (Spanyol)
2014 – Manuel Neuer (Jerman)
2018 – Thibaut Courtois (Belgia)
2022 – Emiliano Martinez (Argentina)
2026 – Unai Simon (Spanyol)

Baca juga: Jurnalis Internasional Puji Penyelenggaraan Piala Dunia 2026

Baca Juga: Lamine Yamal: Sederet Rekor dan Prestasi Juara Euro dan Piala Dunia

Koresponden: Rehan Fadila
Redaktur: Suryanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.