Dalam perhitungan pengamat MotoGP, Marquez tak bisa dianggap remeh jika Pizzicchi lucu-lucuan

Dalam perhitungan pengamat MotoGP, Marquez tak bisa dianggap remeh jika Pizzicchi lucu-lucuan

Pembalap Ducati Marc Marquez berjabat tangan dengan Marco Pizzicchi (Aprilia) usai meraih posisi kedua kualifikasi MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, Sabtu (9/5/2026).

Keuangan Loic/AFP

Pembalap Ducati Marc Marquez berjabat tangan dengan Marco Pizzicchi (Aprilia) usai meraih posisi kedua kualifikasi MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, Sabtu (9/5/2026).

BOLASPORT.COM – Marc Marquez masih berpeluang besar mempertahankan gelar juara MotoGP 2026 di tengah dominasi Aprilia.

Seri MotoGP 2026 telah memasuki babak pertengahan, dengan 10 balapan telah selesai, dengan seri terakhir berlangsung di sirkuit Assen, Belanda.

Pada balapan akhir pekan lalu, pemuncak klasemen mengalami perubahan meski masih dikuasai pebalap Aprilia yang sama.

Jorge Martin mengambil alih pole position setelah menyelesaikan sesi balapan utama Grand Prix Belanda dengan finis ketiga.

Dengan hasil tersebut, Juara Dunia MotoGP 2024 itu total mencetak 193 poin saat menendang rekan setimnya Marco Pizzicchi.

Ya, Bezzecchi gagal mengambil poin dari sesi balapan utama Grand Prix Belanda setelah terlibat kecelakaan sehingga harus kehilangan keunggulan.

Pebalap VR46 Riders Academy jebolan Valentino Rossi itu kini menyamai Martin di peringkat kedua dengan selisih 7 poin.

Situasi ini jelas membingungkan karena Bezzecchi belum mencetak poin dalam 3 pertandingan berturut-turut, dan 2 seri lainnya terjadi di Grand Prix Hongaria dan Grand Prix Ceko.

Masuknya Martin sebagai pemuncak klasemen baru menarik perhatian pengamat MotoGP Dennis Noyes untuk memberikan komentarnya.

Baca Juga: Marc Marquez Terkejut di Kuartet Alien MotoGP, Kecerdasan Valentino Rossi Tak Tertandingi

Pembalap asal Spanyol itu menilai persaingan musim ini masih terbuka untuk semua orang, termasuk Marc Marquez yang masih tertahan di peringkat kelima.

(tanda untuk terjemahan) MotoGP