Jakarta (Servisenta) – Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengaku melakukan kesalahan saat timnya kalah 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami Amerika Serikat, Minggu.
Kesalahan yang dilakukan Deschamps adalah saat Prancis tertinggal empat gol di babak pertama. Dia kemudian melakukan pergantian cepat di babak kedua, dengan empat pemain masuk sekaligus: Lucas Digne, Dayo Upamecano, Ousmane Dembélé dan Bradley Barkola.
Deschamps berkata, dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), hari ini, Minggu: “Ini adalah kesalahan saya. Saya tidak melakukan apa yang seharusnya saya lakukan di babak pertama.”
Baca Juga: Deschamps Tegaskan Mundur dari Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia
Ia menambahkan: “Setidaknya di babak kedua kami menunjukkan sesuatu, meski kekalahan ini masih menyakitkan. Tentu akan jauh lebih baik jika kami menyelesaikan musim di peringkat ketiga.”
Empat gol Inggris di babak pertama dicetak Declan Rice (3), Ezri Konsa (18), dan Bukayo Saka (37, 45+7). Prancis kemudian membalas dengan tiga gol dalam waktu 20 menit untuk memperkecil selisih menjadi 3-4 melalui Kylian Mbappe (48 dan 66) dan Bradley Barkola (54).
The Three Lions kembali mundur saat Saka mencetak hat-trick lewat tendangan penalti (87). Tim Prancis kembali membalas lewat umpan Ousmane Dembele (90+6), sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan negaranya di detik-detik terakhir (90+8).
Baca juga: “Akhir Bahagia” untuk Inggris dan Prancis
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri 14 tahun masa kepelatihan Deschamps bersama Prancis, pelatih berusia 57 tahun itu membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018, kemudian menjadi runner-up Piala Dunia 2022, dan terakhir menjadi tim yang finis di peringkat keempat Piala Dunia 2026.
Selain itu, Prancis juga lolos bersama Deschamps ke final Piala Eropa 2016 dan menjadi juara Nations League 2021.
Ia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan: “Secara pribadi, perjalanan bersama mereka sungguh luar biasa. Kami menghabiskan delapan minggu bersama sejak awal persiapan, dan itu adalah pengalaman yang indah. Kekecewaan ini hanya terkait dengan hasil di lapangan. Namun, kami juga berhasil membawa emosi bagi jutaan masyarakat Prancis. Ini adalah Piala Dunia, dan tidak ada yang lebih indah dari itu.”
Baca Juga: Mbappe Sedih Karena Tak Mampu Berikan Kemenangan Perpisahan kepada Deschamps
Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

