JAKARTA (Servisenta) – Pelatih Pantai Gading Emers Fay mengatakan timnya terkena larangan bermain di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia di Stadion AT&T di Arlington, Selasa waktu setempat.
Mengutip laman resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Rabu, Emers Faye menilai anak-anak asuhannya gagal memanfaatkan peluang yang mereka cetak di laga tersebut.
“Inilah sepak bola,” kata Emers Fay. “Ketika mendapat peluang, Anda harus mencetak gol. Tugas sulit itu berhasil kami selesaikan dengan hasil imbang. Sayangnya, kami kebobolan gol di penghujung pertandingan. Sungguh disayangkan.”
Pada laga tersebut, Pantai Gading harus kalah 1-2 dari Norwegia berkat gol Antonio Nosa dan Erling Haaland, meski Amad Diallo menyamakan kedudukan.
Baca juga: Norwegia Lolos ke 16 Besar Usai Kalahkan Pantai Gading 2-1
Emers Fay melanjutkan, dirinya sangat mengapresiasi perjuangan yang diberikan timnya di laga ini dengan berjuang hingga menit terakhir.
Terkait penampilan Norwegia pada laga kali ini, Emers Fay menyebut skuad asuhan Stal Solbakken tampil penuh semangat dan disiplin.
“Pada level ini, semuanya bergantung pada detail kecil. Anda harus menjaga fokus dari awal hingga akhir, tidak peduli siapa lawannya,” jelas Fei.
Dia mengakhiri pidatonya dengan mengatakan: “Ini adalah Piala Dunia pertama untuk semua orang. Saya pikir para pemain belajar banyak. Sekarang kami akan mencoba untuk kembali lebih kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya.”
Pantai Gading menjadi negara kedua dari benua Afrika yang tersingkir dari putaran final Piala Dunia 2026, mengikuti jejak Tunisia yang sebelumnya gagal di babak penyisihan grup.
Baca Juga: Norwegia Vs Pantai Gading: Haaland Jadi Faktor Jatuh atau Tidaknya Gajah
Wartawan : Aldi Sultan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

