Eric Thohir menekankan integritas dan keamanan Liga Wanita

Eric Thohir menekankan integritas dan keamanan Liga Wanita

JAKARTA (Servisenta) – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Eric Tohir meminta agar liga putri dilaksanakan sesuai agenda timnas putri Indonesia, menjaga keutuhan kompetisi, dan melindungi pemain.

Hal itu diungkapkan Eric usai bertemu dengan petinggi I-League dan pemilik klub peserta liga putri yang akan dimulai, yakni Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garodayaksa, dan Dewa United.

“Liga putri akan menjadi landasan kebangkitan sepak bola putri Indonesia,” kata Eric dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Selasa.

Ia mengatakan keberadaan liga putri menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem nasional bagi perkembangan sepak bola putri. Oleh karena itu, jadwal kompetisi diminta tidak bertentangan dengan jadwal timnas putri Indonesia.

“Saya berpesan agar Liga Putri berjalan selaras dengan jadwal timnas putri Indonesia, agar perkembangan dan prestasi berjalan beriringan,” kata Eric.

Selain aspek kepelatihan, Eric juga menekankan pentingnya menjaga kompetisi tetap profesional, bersih, dan aman bagi seluruh pemain.

“Kami juga ingin memastikan liga wanita menjaga integritas kompetisi, tidak ada ruang untuk itu Tentukan pertandingannyaDan tidak ada toleransi terhadap bentuk apapun pelecehan seksual. “Kita harus menjaga anak-anak kita dan memastikan Liga Wanita menjadi tempat yang aman, profesionalisme, dan integritas bagi semua pemain,” ujarnya.

PSSI sebelumnya menargetkan Liga Putri akan dimulai pada Oktober 2026 dengan enam klub sebagai tahap awal. Kompetisi ini bertujuan untuk membuka ruang bermain yang lebih terstruktur bagi pemain wanita setelah sepak bola nasional wanita mencakup kategori usia U-17, U-20, dan senior.

Eric juga sebelumnya menyebut PSSI memiliki sekitar 50.000 pemain wanita dalam database kepelatihannya dalam tiga tahun terakhir. Atas dasar itu, hadirnya kompetisi menjadi penting agar proses pembinaan dari kalangan akar rumput lebih jauh ke tingkat elit.

Liga putri juga menjadi bagian dari upaya PSSI untuk menghidupkan kembali kompetisi sepak bola putri nasional setelah bergulirnya liga putri terakhir pada tahun 2019. Saat itu, Persib Putri menjadi juara setelah mengalahkan Tira Persikapo Kartini dengan skor agregat 6-1 di final.

Eric berharap, Liga Putri tidak hanya melahirkan talenta-talenta baru, namun juga tetap menjaga sportivitas dan mendorong sepak bola putri Indonesia untuk maju.

Liga Wanita akan menjadi kompetisi yang akan melahirkan talenta, menjaga sportivitas, dan membawa sepak bola wanita Indonesia selangkah lebih maju, kata Eric.

Baca juga: PSSI Terus Bangun Fondasi Sepak Bola Wanita

Jurnalis: Mohamed Ramadhan
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.