Jakarta: Microsoft memperkenalkan penyempurnaan baru pada Copilot di Excel dengan menambahkan kemampuan keterampilan yang dapat digunakan kembali. Fitur ini memungkinkan pengguna, terutama tim keuangan, untuk mengotomatiskan alur kerja yang berulang tanpa harus membuat instruksi dari awal setiap kali memproses data.
kutipan Tren digitalPembaruan ini merupakan bagian dari pengembangan Microsoft 365 Copilot untuk meningkatkan produktivitas pengguna yang bekerja dengan spreadsheet, khususnya dalam proses analisis dan pelaporan keuangan.
Selain keterampilan yang dapat digunakan kembali, Microsoft juga memperkenalkan konektor data baru sehingga Copilot dapat mengakses informasi dari berbagai sumber bisnis dengan lebih mudah. Dengan keterampilan yang dapat digunakan kembali, pengguna dapat menyimpan serangkaian langkah atau alur kerja yang dibuat dengan Copilot, lalu menjalankannya kembali pada file atau kumpulan data lain.
Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi pekerjaan manual yang berulang dan menjaga konsistensi dalam proses analisis di berbagai dokumen Excel. Microsoft menjelaskan bahwa keterampilan ini dapat diterapkan pada berbagai aktivitas, mulai dari menyusun laporan keuangan, melakukan rekonsiliasi data, membuat analisis varian, dan menghasilkan ringkasan informasi dari kumpulan data yang kompleks.
Karena disimpan sebagai alur kerja, pengguna tidak perlu lagi mengirimkan perintah yang sama berulang kali. Selain itu, pembaruan ini juga menyediakan konektor data, memungkinkan Copilot menarik informasi langsung dari sistem bisnis dan layanan pihak ketiga.
Dengan akses ke lebih banyak sumber data, pengguna bisa melakukan analisis lintas platform tanpa harus memindahkan data secara manual ke buku kerja Excel. Fitur baru ini dirancang untuk membantu para profesional keuangan yang sering menangani data dalam jumlah besar.
Microsoft memperkirakan otomatisasi alur kerja dapat mempercepat pembuatan laporan sekaligus mengurangi kemungkinan kesalahan akibat proses manual. Pembaruan ini juga memperluas kemampuan Copilot yang sebelumnya mampu membuat rumus, menghasilkan grafik, menyusun PivotTable, dan menganalisis tren berdasarkan perintah bahasa alami.
Berkat keterampilan yang dapat digunakan kembali, Copilot kini tidak hanya memberikan jawaban atas perintah, tetapi juga dapat menjalankan serangkaian operasi yang ditentukan pengguna berulang kali. Sementara itu, Microsoft belum membeberkan jadwal ketersediaan global untuk seluruh fitur baru tersebut.
Namun, Microsoft mengatakan bahwa keterampilan yang dapat digunakan kembali dan kemampuan konektor data akan diluncurkan secara bertahap kepada pelanggan Microsoft 365 Copilot sesuai dengan proses rotasi yang telah ditetapkan.
Langkah ini menunjukkan fokus Microsoft dalam menjadikan Copilot bukan sekadar asisten AI yang menjawab pertanyaan, namun juga alat otomatisasi yang mampu menangani proses bisnis kompleks dengan lebih efisien, terutama bagi departemen keuangan dan pengguna Excel tingkat lanjut.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)microsoft


