Geukeris menilai Prancis punya peluang besar menjadi juara Piala Dunia 2026

Geukeris menilai Prancis punya peluang besar menjadi juara Piala Dunia 2026

Jakarta (Servisenta) – Penyerang timnas Swedia Victor Geukeris menilai Prancis berpeluang besar menjuarai Piala Dunia 2026, setelah timnya merasakan ketangguhan tim berjuluk Prancis di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pada laga tersebut, Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembélé di lini depan tampil sebagai pemenang dengan skor 3-0 di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Rabu.

“Dari sisi ofensif, mereka sangat kompak. Mereka sangat memahami satu sama lain. Hal itu terlihat dan dirasakan di lapangan,” kata Gyukiris, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), pada Rabu.

Kemenangan tiga gol membuat pasukan Didier Deschamps kini sudah mencetak 13 gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026, sekaligus menjadikan Prancis sebagai tim paling produktif.

Dari 13 gol tersebut, Mbappe mencetak enam gol. Dembele, peraih Ballon d’Or 2025, mencetak empat gol, sedangkan tiga gol lainnya dicetak Bradley Barkola dengan dua gol dan Desire Doe dengan satu gol.

Kepercayaan diri Geukeris tak hanya datang dari penampilan Prancis tahun ini. Pasalnya, kualitas Prancis terlihat pada dua Piala Dunia sebelumnya, yakni menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.

Baca juga: Koeman memutuskan mundur setelah Belanda keluar dari Maroko

“Jika mereka terus bermain seperti ini dan menjaga solid pertahanannya – tanpa memberikan terlalu banyak peluang kepada lawan – saya yakin mereka akan melaju jauh. Mereka tim yang sangat bagus,” kata Gyokeris.

Dalam kesempatan yang sama, penyerang Arsenal itu juga mengungkapkan rasa bangganya setelah tampil di final Piala Dunia pertamanya tahun ini, yang diakhirinya dengan satu gol dan dua assist.

Rasa bangganya juga datang dari dukungan suporter Swedia. Meski jumlah mereka jauh lebih kecil dibandingkan jumlah suporter Prancis dan tim mereka tertinggal sejak Mbappe mencetak gol pertama jelang babak pertama berakhir, namun suporter Blajolt, julukan timnas Swedia, tak henti-hentinya bernyanyi hingga pertandingan berakhir.

“Merekalah alasan kami ada di sini,” kata Geukeris. Dia menambahkan: “Kami tidak dapat melakukannya tanpa mereka. Saya menyesal kami tidak dapat mencapai hasil yang lebih baik di turnamen ini.”

Lebih lanjut, penyerang berusia 28 tahun itu juga berharap bisa kembali bersaing dengan para pemain elit dunia di Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Ia yakin timnya akan lebih kuat dalam empat tahun.

Dia menyimpulkan: “Saya pikir kami memiliki pemain yang sangat berbakat. Seiring waktu, saya pikir kami akan menjadi tim yang sangat kuat.”

Baca juga: Haaland ingin Norwegia menikmati setiap momen usai lolos ke babak 16 besar

Baca Juga: Deschamps Bangga dengan Kemampuan Prancis Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.