Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Google mengajak para orang tua untuk berperan sebagai mitra dalam petualangan digital anak-anak dalam pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Melalui pendekatan ini, Google mendorong eksplorasi digital yang aman, kreatif, dan menyenangkan dengan dukungan berbagai fitur seperti Gemini, Family Link, dan SafeSearch.
Dalam siaran persnya, Google menyoroti bahwa rasa ingin tahu adalah bagian alami dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Di era kecerdasan buatan, rasa ingin tahu semakin berkembang di dunia digital, mulai dari mencari jawaban atas berbagai pertanyaan hingga mengeksplorasi ide-ide kreatif.
Menurut Google, kehadiran orang tua tetap menjadi elemen penting dalam mendampingi proses tersebut. Orang tua tidak hanya diharapkan menjadi pengawas, namun juga harus menjadi kompas yang membantu anak mengarungi dunia digital dengan aman dan bertanggung jawab.
Google menegaskan, membesarkan anak di era digital bukan berarti membatasi rasa ingin tahunya terhadap teknologi. Di sisi lain, orang tua perlu membekali anak dengan keterampilan digital agar bisa percaya diri mengeksplorasi teknologi dengan bimbingan yang tepat.
Selain itu, Google menekankan bahwa keselamatan adalah langkah awal sebelum anak-anak mulai menjelajahi dunia digital. Google mengibaratkan dunia digital seperti taman bermain yang membutuhkan pagar yang aman.
Oleh karena itu, Google merekomendasikan penggunaan Family Link dan TelusurAman sebagai fondasi utama untuk menciptakan ekosistem digital ramah anak. Dengan Family Link, orang tua dapat mengatur waktu pemakaian perangkat, sementara SafeSearch membantu menyaring konten yang tidak sesuai usia.

Kedua fitur ini juga memungkinkan orang tua memastikan aktivitas digital anaknya tetap berada dalam lingkungan yang aman. Google mengatakan dengan adanya pagar keamanan digital, anak-anak bisa belajar lebih leluasa, berkreasi, dan mengeksplorasi berbagai hal secara mandiri.
Selain keamanan, Google juga mendorong penggunaan Gemini sebagai sarana kolaborasi antara orang tua dan anak. Daripada membiarkan anak-anak menggunakan AI sendirian, Google menyarankan untuk menggunakan Gemini sebagai teman khayalan untuk berbagi.
Pendekatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan orang tua dan anak melalui berbagai kegiatan kreatif. Dalam dokumen tersebut, Google memberikan beberapa contoh penggunaan Gemini dalam aktivitas sehari-hari di rumah.
Salah satu proyek tersebut adalah membantu membuat proyek sains sederhana dengan menggunakan bahan yang mudah ditemukan, seperti karton dan botol plastik bekas, dengan langkah yang aman untuk anak sekolah dasar.
Gemini juga bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan kritis anak dengan gaya yang lebih menarik, misalnya menjelaskan proses terjadinya hujan dan kilat dengan gaya dongeng. Google juga mengatakan bahwa kemampuan pembuatan gambar Nano Banana dapat digunakan untuk memberikan gambar yang membantu anak-anak memahami materi dengan lebih mudah.
Google juga memperkenalkan cara lain untuk menggunakan Gemini sebagai teman belajar. Orangtua hanya perlu memotret materi pelajaran atau silabus sekolah, lalu meminta Gemini menyiapkan tes latihan interaktif lengkap dengan penjelasannya.
AI dirancang untuk mengajukan pertanyaan secara bertahap, mendorong anak untuk berpikir kritis, bukan hanya memberikan jawaban langsung. Selain membantu proses belajar, Gemini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat permainan kreatif di luar layar.
Misalnya, Google menyarankan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat instruksi permainan untuk menemukan objek di rumah dengan tema tertentu, seperti dinosaurus. Kegiatan ini diharapkan dapat memadukan kreativitas digital dengan permainan fisik agar anak tetap aktif.
Google memperkirakan literasi digital dan teknologi AI kini menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, perusahaan mendorong para orang tua untuk lebih aktif mendampingi anaknya dalam memanfaatkan teknologi.
Sementara menurut Google, peran orang tua bukan menjadi penghambat eksplorasi digital anak, melainkan menjadi pendamping yang membimbing penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan momentum Hari Anak Nasional, Google berharap keluarga dapat memanfaatkan teknologi sebagai cara untuk belajar, menciptakan, dan membangun hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak. Didukung dengan keamanan digital dan penggunaan kecerdasan buatan yang tepat, eksplorasi digital diharapkan dapat berlangsung dengan aman sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)


