Harga HP Tecno, Infinix dan Itel mulai Juli 2026 mulai Rp 1 jutaan

Harga HP Tecno, Infinix dan Itel mulai Juli 2026 mulai Rp 1 jutaan

JAKARTA: Pasar ponsel murah Indonesia pada pertengahan tahun 2026 masih didominasi oleh tiga merek dari grup yang sama, yakni Tecno, Infinix, dan Itel. Ketiganya berada di bawah naungan Transsion Holdings dan terus memperkuat posisinya di segmen entry-middle yang relatif terjangkau.
Berdasarkan pantauan harga terkini per 26 Juni 2026, ketiga merek ini masih mempertahankan harga stabil dibandingkan pekan sebelumnya.
Menariknya, lini produk mereka berkembang lebih luas, dengan RAM besar dan pilihan penyimpanan yang luas, meski harga tetap di kisaran Rp 1 jutaan hingga Rp 10 jutaan untuk varian teratas.

Fenomena tersebut menjadikan ponsel Tecno, Infinix, dan Itel masih menjadi salah satu pilihan yang paling banyak dicari pengguna yang menginginkan perangkat baru dengan harga hemat di tengah tren global kenaikan harga perangkat teknologi.

Techno: Fokus pada seri Spark, Camon, hingga PUFA

Tecno masih mengandalkan lini Spark karena memasuki segmen harga bawah. Varian seperti Spark Go 1 dibanderol mulai Rp999.000 hingga Rp1,1 juta tergantung konfigurasi memorinya. Di kategori sedikit lebih tinggi, Spark 30C dan Spark 30 Pro dibanderol di kisaran Rp 1,4 jutaan hingga Rp 1,9 jutaan.
Masuk generasi terbaru, seri Spark 40 dan Spark 50 mulai bermain di kisaran Rp 2 jutaan hingga Rp 3 jutaan, mengusung RAM hingga 8 GB dan penyimpanan 128 GB.
Untuk segmen kamera dan performa yang lebih serius, seri Tecno Camon menjadi andalan. Camon 40 dibanderol antara Rp 2,4 jutaan hingga Rp 2,6 jutaan, sedangkan Camon 50 Pro bisa dibanderol dengan harga Rp 5 jutaan hingga di atas Rp 7 jutaan untuk varian tertingginya.
Di sisi lain, lini Pova tetap menyasar pengguna gaming dengan harga mulai dari Rp 1,9 jutaan untuk Pova 7 hingga sekitar Rp 3,2 jutaan untuk varian Pova 6 Pro 5G dan Pova Curve 5G.

Infinix: Dominasi Gaming Murah dan HP Kelas Menengah

Infinix tetap agresif di segmen terjangkau dengan seri Smart dan Hot-nya. Seri Smart 8 dan Smart 9 masih dibanderol dengan harga mulai Rp 1 jutaan sehingga menjadikannya salah satu ponsel termurah di pasaran. Sementara harga Smart 20 mengalami kenaikan di segmennya menjadi Rp 2 jutaan tergantung memori.
Di lini Hot Series, Infinix Hot 60 Pro dan Hot 70 menjadi pilihan populer di kisaran Rp 2 jutaan hingga Rp 3,3 jutaan, menawarkan RAM besar dan tampilan refresh rate tinggi.
Untuk segmen kelas atas, seri Infinix Note menyasar pengguna produktivitas dan gaming ringan. Harga seri Note 50 berkisar antara Rp2,8 juta hingga Rp3,3 juta, sedangkan Note 60 Ultra merupakan varian kelas atas yang bisa dibanderol hampir Rp12 juta untuk konfigurasi terbesarnya.

Itel: Masih raja HP ​​Rp 1 jutaan

Itel masih fokus pada segmen bawah dengan harga yang sangat terjangkau. Seri A seperti A100C dan A200 dijual dengan harga berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp1,7 juta. Sedangkan seri P seperti P55 dan P65 tetap di kisaran Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta, menyasar pengguna entry level atau kebutuhan sekunder.
Untuk harga yang sedikit lebih tinggi, harga Itel S25 Ultra dan S26 Ultra mulai dari Rp 2,5 jutaan hingga Rp 3 jutaan yang hadir dengan RAM hingga 8 GB yang sangat kompetitif di kelasnya.

Kenapa HP Tecno, Infinix dan Itel Masih Laris?

Jika melihat tren pasar, ketiga merek ini punya satu kekuatan utama: spesifikasi tinggi dengan harga murah. Perpaduan RAM besar, baterai besar, dan layar besar membuatnya masih relevan di tahun 2026, terutama bagi pelajar, pengguna awam, dan gamer ringan.
Selain itu, distribusi yang luas di pasar Indonesia juga membuat harga tetap kompetitif meski ada tekanan kenaikan harga global.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)

(tag untuk terjemahannya) gadget