Jakarta (Servisenta) – Perjanjian Ipswich Town telah resmi ditandatangani sayap Timnas Jepang Daisen Maeda dari Celtic pada bursa transfer musim panas 2026.
Klub Liga Inggris itu menyebut Maeda menjadi pemain Jepang pertama yang bergabung dengan Portman Road.
“Pemain Jepang pertama yang bergabung dengan Ipswich Town. Kami dengan bangga mengumumkan kedatangan Daizen Maeda dari Celtic,” demikian pernyataan resmi klub, Sabtu.
Striker berusia 28 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun hingga 2029. Menurut pemberitaan media Inggris, transfer Maeda dari Celtic bernilai sekitar £10 juta (Rs 238 miliar).
Maeda mengaku bersemangat bisa mewujudkan mimpinya tampil di kompetisi kelas atas Inggris bersama Ipswich Town.
Baca Juga: Arsenal Dikabarkan Tertarik Datangkan Vinicius Junior ke Emirates Stadium
Maeda mengatakan dalam pernyataan resminya: “Saya selalu memimpikan bermain di Liga Premier Inggris dan saya sangat senang bisa mewujudkan impian itu bersama klub ini. Saya menyukai semua pembicaraan dengan klub dan itu membuat saya merasa sangat diterima.”
Ia menegaskan siap memberikan yang maksimal kepada tim dengan mencetak gol dan menciptakan peluang.
“Tujuan saya adalah selalu berjuang keras, mencetak gol, dan memberikan gol Membantu Untuk tim. “Saya akan selalu berlari dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Maeda bergabung setelah tampil untuk tim nasional Jepang di Piala Dunia 2026 yang baru saja berakhir di Amerika Utara. Selama turnamen, Maeda mencetak satu gol saat Jepang bermain imbang 1-1 dengan Swedia di babak penyisihan grup.
Sebelum pindah ke Inggris, Maeda menikmati karir yang mengesankan bersama Celtic. Ia mencetak 79 gol dalam 212 pertandingan dan membantu raksasa Skotlandia memenangkan lima gelar liga dan lima gelar domestik lainnya.
Maeda menjadi rekrutan kelima Ipswich Town pada bursa transfer musim panas jelang musim 2026/27.
Baca juga: Crescencio Summerville Gabung Al Hilal
Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

