Kualitas menjadi alasan Madura United mendatangkan Jali Freitas

Kualitas menjadi alasan Madura United mendatangkan Jali Freitas

JAKARTA (Servisenta) – Manajer Madura United Anisa Zafarina menjelaskan kualitas menjadi salah satu alasan klub mendatangkan pemain sayap Jali Freitas pada bursa transfer jelang musim 2026/2027.

Selain kualitas, rekanan Gali Freitas di kompetisi domestik papan atas Indonesia menjadi pertimbangan utama, dikutip dari laman resmi I.League, Rabu.

“Alasan utama minat kami untuk mengikutsertakan pemain timnas Timor Leste adalah kualitas, daya ledak, dan visi mereka yang sudah teruji di kompetisi Indonesia,” kata Anisa.

Madura United telah mendapatkan jasa Jali Freitas setelah mencapai kesepakatan pinjaman dari Persebaya Surabaya selama satu musim penuh.

Pemain timnas Timor Timur itu bisa menambah kekuatan serangan Madura United, apalagi sejak musim lalu ia menyumbangkan enam gol dan tujuh assist untuk Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Pelatih Brisbaya Puji Efektifitas Penampilan Gali Freitas

Anissa menilai kepribadian Jali yang agresif dan mental yang kuat akan memberi warna baru bagi tim asuhan pelatih Madura United itu.

Rekor 6 gol dan 7 assistnya musim lalu membuktikan bahwa di usianya yang masih muda, Jali merupakan salah satu winger AFC yang paling produktif dan kreatif, jelas Anissa.

Ia menambahkan: “Kepribadian agresif dan mentalitas yang kuat akan memberikan dimensi baru yang sangat kami butuhkan dalam serangan Laskar Sub Kerap.”

Anissa menambahkan, manajemen Madura United optimistis dengan kemungkinan Galli kembali menampilkan performa terbaiknya dengan sistem permainan tim berseragam garis merah putih.

Ia menyimpulkan: “Kami yakin dengan sistem permainan Madura United, Galli akan kembali menemukan performa terbaiknya dan membantu tim bersaing di papan atas.”

Baca Juga: Persebaya Datangkan Biaya dan Pinjamkan Galle Freitas ke Madura United

Wartawan : Aldi Sultan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.