Maroko telah mengubah mentalitasnya untuk membalikkan keadaan terhadap Haiti

Maroko telah mengubah mentalitasnya untuk membalikkan keadaan terhadap Haiti

Jakarta (Servisenta) – Bek Maroko Achraf Hakimi menilai perubahan mentalitas menjadi kunci kebangkitan timnya saat bangkit dari ketertinggalan hingga mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C Piala Dunia FIFA 2026, Kamis di Indonesia bagian barat.

Diakui Hakimi, Maroko sempat kesulitan di awal pertandingan, namun mampu bangkit setelah melakukan penyesuaian mental dan meningkatkan intensitas pertandingan.

“Itu adalah pertandingan yang rumit dan sulit,” kata Hakimi di situs FIFA. “Kami tidak memulai dengan baik, tapi kami mengubah mentalitas kami dan bekerja keras untuk kembali ke pertandingan.”

Menurutnya, instruksi pelatih saat turun minum menjadi poin penting dalam perubahan performa tim.

“Di babak pertama pesannya tetap fokus memenangkan bola kedua,” kata Hakimi. “Kita tidak boleh membiarkan mereka menjadi lebih percaya diri.”

Maroko tertinggal dua kali pada pertandingan tersebut. Haiti unggul lebih dulu pada menit ke-10 lewat gol bunuh diri kiper Yassine Bounou, sebelum Hakimi menyamakan kedudukan pada menit ke-39.

Haiti kembali unggul melalui gol jarak jauh Isidor pada menit ke-43, namun Maroko menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir melalui Salim Amallah Sibari.

Baca Juga: Maroko Atasi Perlawanan Sengit Haiti untuk Lolos ke 32 Besar

Di babak kedua, Maroko meningkatkan tekanan hingga akhirnya mengamankan kemenangan lewat gol Sofiane Rahimi pada menit ke-78 dan Jassim Yacine pada menit ke-89.

Sementara gelandang Maroko Bilal Khanous menilai timnya kehilangan kendali dalam konfrontasi penting, sehingga memberikan ruang bagi Haiti untuk berkembang dalam pertandingan tersebut.

Al-Khanous mengatakan: “Dalam beberapa momen kami kurang rendah hati dan kami harus membayar harganya. Kami tidak berkomitmen penuh dalam duel perebutan bola, yang membuat mereka percaya diri.”

Ia menambahkan, sang pelatih menekankan pentingnya agresi dan intensitas usai babak pertama berakhir.

Al-Khanous berkata: “Saat turun minum, pelatih mengatakan bahwa kami harus lebih agresif, memenangkan bola kedua, dan menambah kekuatan dalam permainan ofensif.”

Kemenangan ini memastikan Maroko meraih peringkat kedua Grup C dan lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026, sedangkan Haiti menutup performanya di Piala Dunia 2026 dengan dua gol.

Baca juga: Thapelo Maseko Pimpin Afrika Selatan ke Posisi 32 Besar

Wartawan: Arendra Modia
Editor: Jaafar Muhammad Siddiq
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.