Jakarta (Servisenta) – Pelatih Prancis Didier Deschamps memastikan Kylian Mbappe siap tampil melawan Inggris dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia, sekaligus menjaga peluangnya meraih penghargaan Sepatu Emas.
Deschamps dalam keterangannya kepada ESPN di Jakarta, Sabtu, mengatakan: “Adalah tugas saya sebagai pelatih untuk melakukan segala daya untuk mencapai tujuan besok. Saya harap kami bisa melakukan itu, dan kami harus menunjukkan segala upaya untuk itu.”
Mbappe menjadi salah satu pemain paling menonjol sepanjang turnamen dengan mengoleksi delapan gol. Jumlah tersebut sama dengan kapten Argentina Lionel Messi, namun ia masih menempati posisi kedua dalam perebutan pencetak gol terbanyak di turnamen tersebut karena unggul secara jumlah darinya. Membantu.
Gol yang dicetak pada perebutan tempat ketiga masih diperhitungkan dalam perebutan penghargaan pencetak gol terbanyak Piala Dunia, sehingga pertandingan melawan Inggris merupakan peluang bagi Mbappe untuk mengungguli Messi dan merebut medali perunggu.
Meski keikutsertaan Mbappé sudah dipastikan, Deschamps juga akan mengubah susunan pemain di laga terakhirnya sebagai pelatih timnas Prancis setelah memimpin tim tersebut sejak 2012.
Baca Juga: Pratinjau Laga Prancis Vs Inggris… Perebutan Gengsi dan Posisi Ketiga
Deschamps berkata: “Saya tidak ingin mengungkapkan percakapan saya dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain.”
Pelatih yang mengangkat Piala Dunia sebagai kapten Prancis pada tahun 1998 itu mengakui, laga melawan Inggris akan menjadi akhir dari perjalanan panjangnya bersama timnas Prancis.
Ia mengatakan, melatih timnas merupakan pengalaman terhebat dalam karier profesionalnya.
Deschamps berkata: “Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan segala yang menyertai karier saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi pada saya.”
Sementara itu, bek asal Prancis Ibrahima Konate mengakui perebutan tempat ketiga bukanlah tujuan yang diinginkan timnya setelah gagal mencapai final.
Baca Juga: Prancis Vs Inggris: Tim Prancis Makin Serius Karena Misi Terbaru Mbappe
Meski demikian, Konate menegaskan seluruh pemain tetap memikul tanggung jawab menjaga kehormatan seragam Prancis.
“Sebenarnya itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tapi kami tetap mewakili Prancis. Mengenakan seragam ini dan menyanyikan lagu kebangsaan Prancis adalah impian banyak orang, jadi kami harus menghormati seragam yang kami kenakan,” kata Konate.
Penerjemah: Aditya Ramadhan
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

